4 Tahun Jadi Presiden AS, Kebohongan Trump pada Publik Capai 30.573 Kali

  • Bagikan
Kebohongan Trump pada Publik

Ngelmu.co – Empat tahun menjadi Presiden Amerika Serikat (AS)–20 Januari 2017-20 Januari 2021–kebohongan [klaim palsu] Donald J Trump kepada publik, tercatat hingga 30.573 kali.

Dalam kata lain, Presiden ke-45 AS itu mencetak rata-rata 20,94 kali kebohongan per hari.

Salah satu klaim palsu yang kerap mengemuka dari Trump adalah pemerintahannya membangun ekonomi terbesar dalam sejarah dunia.

Frasa tersebut, menurut analisis dari The Washington Post, setidaknya terucap sebanyak 493 kali.

Kebohongan kedua Trump yang menjadi favorit adalah klaim pemotongan pajak oleh pemerintahannya menjadi yang terbesar sepanjang sejarah AS.

Masih dari analis yang sama, pernyataan itu keluar hingga 296 kali, termasuk saat pidato perpisahan di Joint Base Andrews, beberapa jam sebelum pelantikan Presiden ke-46 AS, Joe Biden.

“Kami juga melakukan pemotongan pajak, pemotongan pajak terbesar, dan reformasi dalam sejarah negara kami, sejauh ini,” kata Trump kepada para pengawalnya.

Padahal, mengutip The Independent, Kamis (21/1) kemarin, pemotongan pajak era Trump hanya 0,9 persen.

Angka tersebut dua persen lebih rendah dari pemotongan pajak saat pemerintahan Ronald Reagan, pada 1980-an.

Kebohongan lain Trump saat pidato perpisahan adalah menyebut istrinya, Melania, sebagai ibu negara yang sangat populer di mata rakyat.

Pernyataan yang terbantahkan, karena menurut CNN, Melania, justru ibu negara paling tidak populer sepanjang sejarah AS.

Baca Juga: Mengenal Muslim dalam Kabinet Presiden ke-46 AS Joe Biden

Klaim Trump sebanyak 644 kali, soal pemerintahannya menjaga dengan ketat jumlah lapangan pekerjaan, juga tidak sesuai kenyataan.

Sebab, faktanya selama ia menjabat presiden, angka pengangguran justru meningkat hampir dua kali lipat.

Tepatnya kini, sebanyak 6,7 persen warga AS, tidak memiliki pekerjaan, sebelum sempat menyentuh angka 14 persen pada April 2020–tertinggi sejak The Great Depression.

Di menit terakhirnya sebagai presiden, Trump juga masih sempat berbohong, dengan mengeklaim bahwa ia, kembali membangun militer AS.

Kenyataan di lapangan? Anggaran belanja militer AS saat ini [setelah disesuaikan dengan inflasi] lebih rendah dari anggaran tahunan tertinggi yang Barack Obama cetak pada 2010.

Trump, bahkan memiliki bulan yang menjadi waktu kebohongannya paling banyak lahir.

Oktober 2020 lalu, 3.917 kali Trump berbohong kepada publik–momen-momen jelang Pilpres AS. Menyusul pada September 2020, dengan 2.239 kebohongan.

Dalam hitungan per hari, tanggal 2 November–sehari sebelum Pilpres AS–menjadi waktu terbanyak bagi Trump mengeluarkan komentar keliru atau menyesatkan [503 kali].

Terlepas dari itu, di hari pelantikan Joe Biden, Trump, tidak mengucapkan selamat kepada rivalnya itu. Bahkan, ia menolak untuk menghadiri upacara.

  • Bagikan
ngelmu.co