Ada yang Lebih Perlu daripada Sebut Mahasiswa Pandir

Jokowi The King of Lip Service
Foto: CNN Indonesia

Hal ini tak lain, untuk mendukung argumen ‘lip service’ itu sendiri, apakah benar, atau sekadar tudingan.

Kangen Didemo?

“Satu, tentang demonstrasi. Dua, tentang ITE. Tiga, tentang KPK. Empat, tentang Omnibus,” tutur Evi.

Poster demonstrasi, lanjutnya, sudah ia cek pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang mengaku rindu didemo.

“Itu sudah terverifikasi. Dimuat di banyak media,” ungkap Evi.

Ia juga memeriksa kebenaran poster BEM UI, soal Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) yang menerima 1.500 laporan.

“Ini juga sudah terverifikasi oleh media-media, salah satunya Kompas.com,” jelas Evi, sembari melampirkan tautan berita yang termaksud.

Dengan judul, ‘KontraS Terima 1.500 Aduan Kekerasan Aparat Selama Demo Tolak UU Cipta Kerja‘, rilis pada 9 Oktober 2020.

Revisi UU ITE?

Lanjut ke poster BEM UI berikutnya, tentang UU ITE.

“Saya cek, betul, Jokowi, menyarankan UU ITE direvisi, jika dianggap tidak memberi rasa keadilan,” ujar Evi.

“Sudah terverifikasi, dan jadi fakta publik,” sambungnya, yang kembali melampirkan tautan berita termaksud.

Dengan judul, ‘Jokowi: Kalau UU ITE Tak Bisa Beri Rasa Keadilan, Saya akan Minta DPR untuk Merevisi‘, rilis pada 16 Februari 2021.

Lalu, Evi, menyoroti pernyataan The Indonesian Institute (TII), yang termuat dalam salah satu artikel CNN, 9 Juni 2021.