Ahay! Istana Klaim Peresmian Mandalika, Padahal Sudah Diresmikan SBY Tahun 2011

Ngelmu.co – Belum lama ini, pihak Istana melalui Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengklaim peresmian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Nusa Tenggara Barat. Klaim itu diunggah oleh Pramono di akun twitter-nya.

Unggahan Pramono tersebut disertakan dengan foto-foto dari Presiden Joko Widodo saat peresmian tersebut.

“Presiden @jokowi menandai peresmian KEK Mandalika Lombok dgn investasi 13 T, setelah 29 tahun tdk terselesaikan krn masalah pembebasan tanah,” kata Pramono Anung melalui akun Twitternya, Jum’at 20 Oktober 2017.

Postingan dan klaim daari pemerintah melalui Pramono tersebut langsung dibantah oleh para kader Partai Demokrat. Mereka membantah klaim tersebut dan menyatakan bahwa Mandalika telah diresmikan Presiden SBY tahun 2011.

“Kebiasaan menghapus jejak pendahulu. Lupa ngecek jejak digital. Padahal buzzer cebong dah berbusa2 ngapusi publik ,” sergah kader Demokrat dengan akun @panca66.

Panca yang juga merupakan mantan jurnalis ini menyertakan BUKTI yakni berita dari VIVA.co.id berjudul “SBY Resmikan Wisata Mandalika Bernilai Rp27 T”. Link berita yang dimaksud oleh Panca adalah sebagai berikut:

http://m.viva.co.id/berita/nasional/257584-sby-resmikan-wisata-mandalika-bernilai-rp27-t

Panca juga menyebutkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika ditandatangani SBY lewat PP No 52 bulan Juni tahun 2014.

Selain kader partai Demokrat, klaim pemerintah Jokowi ini juga ditertawakan warga Lombok NTB.

“Jadi Mandalika sudah diresmikan SBY pada 2011, diresmikan lagi oleh Jokowi di 2017 (katanya setelah mangkrak 29 tahun). Selaku orang Sasak (Lombok NTB), saya sih senang-senang saja Mandalika sering-sering diresmikan. Jika perlu tahun depan ada fasilitas publik yang selesai dibangun, resmikan lagih….heuheu!” kata Haji Lalu Suryade melalui akun Twitternya, Minggu (2210/2017).

Warga Lombok yang lain juga meluruskan.

“Semua org lombok juga tau pembangunan itu mulai sejak jaman SBY .. jalan.. bandara… dll diresmikan sby.. jokowi raja resmi,” kata akun Yuspi Putra Lombok di laman facebook pribadinya.