Tempat Peristirahatan Terakhir Mbah Moen

Al Ma’la, Pemakaman Keluarga Rasulullah yang Menjadi Tempat Peristirahatan Terakhir Mbah Moen

Diposting pada 797 views

Ngelmu.co – Kiai Haji (KH) Maimun Zubair (Mbah Moen), mengembuskan napas terakhirnya di Mekkah, Selasa (6/8), pukul 04.17 waktu setempat. Usai jamaah sholat Dzuhur, almarhum disholatkan di Masjidil Haram, dan Al Ma’la yang merupakan pemakaman keluarga Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, menjadi tempat peristirahatan terakhir Mbah Moen.

Berikut beberapa fakta tentang Al Ma’la:

Merupakan Makam Penting bagi Ummat Islam

Pemakaman Al Ma’la adalah pemakaman yang sangat bersejarah. Pemakaman paling penting bagi ummat Islam di dunia, setelah Pemakaman Baqi di Madinah. Warga lokal menyebutnya Jannat Al Mualla. Pemakaman ini sudah ada di Mekkah, sebelum Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam lahir.

Pemakaman keluarga Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam

Beberapa tokoh penting dalam sejarah Islam, juga dimakamkan di Al Ma’la, antara lain Ibu Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, Siti Aminah; Kakek Rasulullah, Abdul Muthalib; Paman Nabi, Abu Thalib; dan istri pertama Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, Siti Khadijah.

Pada 1925, Makam ‘Dihancurkan’

Dulu, bentuk pemakaman di Al Ma’la, sama seperti pemakaman pada umumnya di belahan dunia lain. Namun, sejak 1925, bangunan makam di sana, dihancurkan. Kini, tak ada lagi bentuk makam dan batu nisan, yang tersisa hanyalah tanah rata, beserta jejeran batu sebagai penanda makam.

Destinasi Ziarah dan Religi

Pemakaman Al Ma’la merupakan salah satu destinasi wisata ziarah pun religi, para jamaah haji dan umrah di Mekkah. Tempat itu, juga menjadi salah satu tempat pemakaman bagi para jamaah haji dan umrah yang meninggal di sana.

Hanya berjarak 1 kilometer dari Masjidil Haram, pemakaman Al Ma’la ada di arah utara, di daerah Al Hajun. Jika dari pintu keluar Marwa di tempat Sa’i, butuh waktu sekitar 15 menit dengan berjalan kaki, untuk sampai di sana. Lokasinya ada sebelah Masjid Jin, yang juga bersejarah.

Biasanya, di waktu luang, para jamaah haji dan umrah kerap berziarah ke sana, untuk mendoakan sanak saudara yang meninggal, para jamaah, maupun para tokoh sejarah.

Kini, Al Ma’la pun menjadi tempat peristirahatan terakhir Mbah Moen.