Anggota DPRD Depok Fraksi PKS Bimbing Seorang Pria Menjadi Mualaf

  • Bagikan
Anggota DPRD Depok Fraksi PKS Bimbing Seorang Pria Menjadi Mualaf

Ngelmu.co – Kamis, 12 Desember 2019 malam, Yayasan Ridho Al Amin, Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmajaya, Depok, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Dalam acara tesebut ada kejadian luar biasa. Sebab, seorang pria yang dikethaui bernama Sapto mengucapkan dua kalimat syahadat sebagai tanda dirinya masuk Islam.

Palafalan tersebut, dibimbing langsung oleh anggota DPRD Kota Depok Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Habib Syarif Gasim Husim Al Attas. Ratusan jamaah yang hadir menjadi saksi proses mualaf tersebut.

Sebelumnya, Sapto mencurahkan keinginannya untuk berhijrah dan menjadi seorang Muslim. Ini dilakukan bukan karena tekanan pun paksaan dari orang lain, melainkan hidayah yang datang dari Allah SWT.

“Setelah mendengar curhatan dan keinginan yang kuat dari Sapto seorang yang ingin berhijrah menjadi seorang muslim. Tidak ada paksaan atau tekanan dari siapapun. Ini semata mata hidayah dari Allah SWT. Tidak gampang seseorang mau melepaskan keyakinannya atau berpindah agama,” tutur Habib Syarif Gasim.

Sesaat sebelum membimbing Sapto untuk berikrar mengucapkan dua kalimat syahadat, anggota DPRD termuda yang sukses mendulang suara untuk menduduki jabatan legislatif di Kota Depok ini berpesan, agar niat untuk menjadi seorang Muslim benar-benar harus diluruskan, bukan karena paksaan. Namun, semata-mata hanya karena Allah SWT.

Baca Juga: PKS Desak Pemerintah India Hentikan RUU Kewarganegaraan yang Dinilai Diskriminatif

Sementara itu, Sapto mengungkapkan keinginannya untuk menjadi mualaf, dikarenakan rasa ketertarikannya pada Islam, lantaran ia sering membaca terjemahaan Al-Qur’an. Dirinya mengaku ada ketenangan batin yang dirasakan.

“Setiap kali saya membaca Al Qur’an atau terjemaahannya, ada ketenangan batin yang dirasakan, sehingga semakin sering ia membaca, semakin kuat keinginan untuk masuk kedalam agama Islam,” ujar Sapto.

Ratusan jamaah yang hadir dan menjadi saksi pun turut bahagia. Terdengar takbir yang menggema, sebagai tanda syukur, karena bertambah lagi saudara Muslim mereka.

“Selesai mengucapkan dua kalimat Syahadat, saya mengganti nama Sapto menjadi Ahmad,” pungkasnya.

Berikut videonya:

  • Bagikan