Anies Harap Vaksin Keliling Pemprov DKI Permudah Akses Masyarakat

  • Bagikan
Anies Mobil Vaksin Keliling
Foto: Facebook/Anies Baswedan

Ngelmu.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, telah memulai layanan vaksinasi keliling, Rabu (7/7) kemarin.

Gubernur Anies Baswedan pun berharap, terobosan ini dapat mempermudah akses masyarakat untuk mendapatkan vaksin Covid-19.

“Alhamdulillah, hari ini, kita mulai uji coba mobil vaksin keliling, di Pasar Senen, Jakarta,” tutur Anies, Rabu (7/7).

“Diharapkan, akses terhadap vaksin akan lebih mudah menjangkau ke seluruh lapisan masyarakat, kapan saja, dan di mana saja,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Anies, mengatakan, akan ada 16 mobil vaksin keliling, hasil kolaborasi dari berbagai unsur.

“Tiga mobil dari Polda Metro Jaya, tiga dari Kodam Jaya, dua dari Kemendikbud,” ujarnya.

Lima tambahan mobil dari DKI Jakarta, dan tiga lainnya dari PT Magenta Media Tama.

“Ini juga hasil kolaborasi Jakarta Experience Board dengan Aprindo, Apindo, Hippindo, Kadin, dan tenaga relawan,” jelas Anies.

Optimisme Pemprov DKI

Program mobil vaksin keliling ini pun membuat Pemprov DKI, optimis, dapat lebih cepat mencapai target–memvaksin 8,8 juta warganya.

“[Target] yang sudah ditetapkan Bapak Presiden,” kata Anies.

Sebelumnya, pada Senin (14/6) lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi), memerintahkan Anies, untuk menuntaskan vaksinasi Covid-19, Agustus mendatang.

“Saya juga tadi telah menyampaikan kepada Gubernur DKI, untuk nanti di akhir Agustus, target 7,5 juta penduduk di Jakarta, harus sudah tervaksinasi.”

Begitu kata Jokowi, di Rusun Tanah Tinggi, Jakarta, sebagaimana tersiar di kanal YouTube Sekretariat Presiden.

“Ini memang target yang sangat ambisus,” sambungnya.

“Tetapi mau tidak mau, kita harus menuju ke sana, untuk mencapai kekebalan komunal, herd immunity,” lanjut Jokowi.

Baca Juga:

Anies, menginformasikan, jika hingga Rabu (7/7), sudah 5 juta orang mendapatkan vaksin dosis pertama di Jakarta.

Ia juga menyampaikan, bagi siapa pun yang ingin mengikuti program vaksinasi, bisa mengunduh aplikasi JAKI.

“Lalu, pilih sendiri lokasi dan waktunya,” jelas Anies. “Karena sifatnya mobile, maka ia mendatangi kampung-kampung, komplek-komplek.”

“Kalau mau mengajukan,” kata Anies, “bisa kontak DKI, lewat aplikasi Jaki, nanti daerahnya bisa kita datangi.”

Anies memastikan, mobil vaksin keliling ini juga termasuk untuk anak di atas 12 tahun.

Program tersebut memiliki jargon, “Ke hulu jalan kaki, #VaksinDulu lewat JAKI.”

Panen Apresiasi

Langkah Pemprov DKI ini pun memanen apresiasi dari berbagai pihak. Dokter spesialis saraf, Rakhmad Hidayat, salah satunya.

  • Bagikan
ngelmu.co