Ansor Jatim Laporkan Sukmawati ke Polisi

Pimpinan Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur melaporkan Sukmawati Soekarnoputri di Polda Jatim, Surabaya, pada Selasa, 3 April 2018

Ngelmu.co – Pengurus Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur resmi melaporkan Sukmawati Soekarnoputri ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Kepolisian Daerah Jawa Timur di Surabaya pada Selasa sore, 3 April 2018.

Dilansir dari Viva, Ansor berharap polisi bisa mengusut polemik puisi Sukmawati. Hal ini ditujukan agar tidak menimbulkan kegaduhan sosial dan menjadi isu liar.

Dengan ditemani oleh beberapa pengurus dan personel Barisan Ansor Serbaguna atau Banser, laporan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Ansor Jatim, Rudi Tri Wahid. Di dalam ruangan saat memberikan laporan, polisi yang menemui segera menanyakan sekaligus meminta keterangan terkait apa yang dilaporkan.

Rudi menuturkan bahwa laporan yang dilakukannya lebih pada upaya mengantisipasi kegaduhan sosial imbas dari polemik puisi Sukmawati yang dinilai mengandung unsur SARA.

“Kita lebih pada mengantisipasi keributan yang ada di masyarakat,” ujar Rudi.

Terkait ada atau tidaknya unsur pidana yang terkandung dalam puisi Sukmawati, Rudi menyerahkan itu kepada polisi.

“Perkara itu kategori pidana apa, kita serahkan ke Kepolisian. Yang jelas tidak boleh ada keributan dan kegaduhan di masyarakat, khususnya di Jawa Timur. Makanya kami meminta agar Kepolisian menangani itu,” kata Rudi.

Rudi menilai bahwa puisi Sukmawati telah menimbulkan keributan di tengah masyarakat. Karena negara ini adalah negara hukum, maka harus diselesaikan secara hukum agar tidak terjadi disharmoni di tengah masyarakat.

Sebenarnya Ansor melapor atas perintah dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jatim yang turut menyesalkan puisi kontroversial Sukmawati itu. Adapun tujuannya agar masyarakat tenang dan tidak terprovokasi isu liar dari viralnya puisi itu.

“PW NU Jatim memerintahkan badan otonom, yakni Ansor, untuk menyampaikan surat aduan ke Polda Jatim,” kata Ketua NU Jatim, Hasan Mutawakkil Alallah.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim, Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera, memastikan aparatnya menindaklanjuti laporan yang disampaikan Ansor.

Dikeatahui sebelumnya Sukmawati membacakan puisi ‘Ibu Indonesia’ dalam acara 29 Tahun Anne Avantie Indonesia Fasion Week di Jakarta beberapa waktu lalu. Puisinya menjadi polemik karena terdapat kalimat yang dinilai menyinggung Islam, yakni membandingkan kidung dengan azan serta konde dengan cadar.