Astra Sikapi Terbakarnya Mobil Neno Warisman

Mobil Neno

Ngelmu.co – Mobil Neno Warisman yang mendadak terbakar saat terparkir di depan rumahnya di kawasan Cimanggis, Depok, disikapi perusahaan raksasa otomotif, Astra.

Diketahui dugaan awal terbakarnya mobil Neno itu adalah sengaja diledakan oleh orang yang tak dikenal. Akan tetapi, berdasarkan hasil penelusuran pihak kepolisian, terbakarnya mobil Neno itu dikarenakan ada korsleting pada bagian akinya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Argo Yuwono, mengungkapkan hasil penelusuran pihak kepolisian, yaitu terabakarnya mobil Neno Warisman dipicu aki korsleting.

“Kami cek mobil, hasil identifikasi bengkel kebakaran dipicu aki korsleting, kabel yang positif aki nempel di body (badan) mobil,” kata Argo, dikutip dari CNNIndonesia.

Baca juga: Waduh, Netizen Pertanyakan Keamanan Mobil Daihatsu

Adapun yang menjadi pertanyaan bagi masyrakat, apakah memang secara teknis mobil saat keadaan ‘mati’ bisa secara tiba-tiba terbakar? Seba, selama ini, insiden kebakaran biasanya terjadi saat mobil menyala atau tengah dikendarai.

Menanggapi korsleting api yang menyebabkan terbakarnya mobil Neno Warisman, Kepala Teknik Plaza Toyota, Adit menyatakan bahwa pada dasarnya kabel positif di aki menempel pada bodi kendaraan memang dapat membuat mobil terbakar, meski posisi konci kontak dalam keadaan mati. Akan tetapi, hal tersebut kecil kemungkinannya.

Menurut Adit yang harus dipertanyakan adalah bagaimana kabel positif aki itu dapat lepas saat mobil tidak sedang melaju atau sekadar dinyalakan. Jika mobil dalam keadaan melaju dan terbakar, pasti ada guncangan ketika mesin mobil menyala yang bisa membuat kabel tersebut lepas dari posisi seharusnya.

Namun, untuk kasus mobil Neno Warisman tidak sedang melaju. Oleh karena itu, kabel aki tersebut harus dicek, dilihat fisiknya. Hal itu penting dilakukan karena seharusnya kabel positifnya nempel di terminal dengan baik.

“Ini (kabel) harus dicek, dilihat fisiknya dulu. Karena harusnya kabel positifnya nempel di terminal baterai dengan baik, bisa jadi lepas dan kena bodi kendaraan. Jadi aneh juga sih kabelnya bisa lepas, kalau pun tidak kencang kabel baterai. Mobilnya saja diam,” kata Adit.

Baca juga: Terkuaknya Penyebab Terbakarnya Mobil Neno Warisman

Adit enggan untuk menarik kesimpulan apa pun dari hal tersebut. Adit hanya menyatakan bahwa diperlukan investigasi lebih dalam untuk mengetahui penyebab kabel posistif aki bisa lepas.

“Yang pertama kronologi kejadiannya gimana lalu service history kendaraan. Terus harus dilihat fisik biar kelihatan sumber api dari mana. Bagaimana kabel yang terbakar dari luar dan yang terbakar karena korsleting listrik. Karena kabel kalau terbakar dari luar atau dalem itu beda hasilnya. Kalau terbakar dari luar, kabel meleleh jadi satu kesatuan serabutnya. Kalau terbakar dari dalam, kabelnya justru terurai karena panas,” ujar Adit.

Sedangkan Kepala Bengkel Daihatsu Pangeran Jayakarta, Dolf Valentino, juga turut menjelaskan terkait beberapa penyebab dari kebakaran pada kendaraan yang salah satunya adalah modifikasi yang dilakukan pemilik di bagian kelistrikan.

Sebagai contoh, Dolf menjelaskan adalah pemasangan additional audio, penambahan watt headlamp, serta mini aksesoring yang membuat penataan jalur kabel-kabel (wiring) secara sembarang dan meniban wiring original.

“Karena semua beban elektrik sudah diukur oleh pabrikan dengan watt yang ada dan kabel dengan ukuran sesuai. Jika ada penambahan yang tidak direkomendasikan pabrikan dan sembarang saat pemasangannya yang notabene tidak disadari pemilik kendaraan. Hal yang dianggap kecil ini tentu bisa memicu terjadinya panas berlebih dengan beban yang berlebih di wiring original dan membuat isolator wiring original meleleh,” tutur Dolf.

Selanjutnya, Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Amelia Chandra PT Astra Daihatsu Motor (ADM) saat dimintai tanggapannya, mengatakan bahwa pihaknya siap membantu jika diminta pihak kepolisian untuk menyelidiki terkabarnya mobil Neno Warisman.