Karisma Evi Tiarani

Atlet Difabel Indonesia Karisma Evi Tiarani, Berhasil Cetak Rekor Dunia

Diposting pada 126 views

Ngelmu.co – Karisma Evi Tiarani merupakan atlet asal Boyolali, Jawa Tengah, yang sudah memiliki prestasi gemilang, sejak tahun lalu, yakni saat Asian Games 2018. Kini, Ia kembali membanggakan Indonesia, karena telah berhasil mencetak rekor dunia.

Atlet pada cabang olahraga atletik lari 100 meter putri itu, mewakili Indonesia di kelas T63, kejuaraan World Para Athletics Championships 2019, di Dubai, Uni Emirat Arab, Rabu (13/11) malam waktu setempat.

Disabilitas pada kaki kiri yang lebih pendek sekitar 7 sentimeter dari kaki kanan, tak mempengaruhi kecepatannya.

Evi berhasil mencatatkan waktu 14,72 detik, di mana torehan waktu tersebut, sukses mengantarnya untuk naik ke podium tertinggi.

Ia berhak membawa pulang medali emas, usai menjadi pelari tercepat, mengungguli delapan pesaingnya di atas trek.

Baca Juga: Aries Susanti, Atlet Berhijab yang Pecahkan Rekor Dunia Panjat Tebing

Peraih medali perak, adalah Monica Graziana Contrafatto, pelari asal Italia, yang mencatatkan waktu 15,56 detik.

Sementara untuk medali perunggu, dibawa pulang oleh Gitte Kaenen, atlet asal Belgia, dengan catatan waktu 15,60 detik.

Bersyukurnya lagi, melalui prestasinya ini, Evi, otomatis dipastikan lolos ke Paralimpiade 2020 di Tokyo, Jepang.

Dilansir akun Instagram resmi Kemenpora, medali emas hasil perjuangan Evi ini, menjadi yang pertama bagi Indonesia, di pentas Kejuaraan Dunia Para Atletik.

Kedua Kalinya Karisma Evi Tiarani Cetak Rekor

Namun, untuk catatan rekor dunia yang berhasil Evi cetak, bukan yang pertama kalinya.

Sebab, ia pernah memecahkan rekor dunia pada kelas T42 100 meter putri, di Paris World Para Athletic Grand Prix 2019, 29 Agustus 2019 lalu, dengan waktu 14,90 detik.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Kemenpora RI (@kemenpora) on

Selain Evi, prestasi juga berhasil dicetak oleh atlet para atletik Indonesia lainnya, yakni Sapto Yogo Purnomo.

Ia berhasil menyumbangkan medali perunggu di kelas T37 100 meter putra.

Meski harus puas finis di urutan ketiga, tetapi catatan waktu 11,41 detiknya itu, membuat Sapto juga berhasil mencetak rekor di tingkat asia.

Salut!