Bangun Kolam Renang, Kang Emil: Gubernur Sebelumnya juga Buat Macam-macam

Diposting pada 80 views

Ngelmu.co – Masyarakat kini sedang menyoroti pembangunan kolam renang di Gedung Pakuan, Jalan Otto Iskandardinata, Kota Bandung. Ridwan Kamil Gubernur Jabar, mengatakan bahwa penambahan fasilitas baru di rumah dinasnya itu adalah hal yang wajar karena juga pernah dilakukan oleh gubernur lain sebelumnya.

Ridwan Kamil menyatakan bahwa penambahan fasilitas di Gedung Pakuan tak hanya terjadi di era pemerintahannya saja. Hal tersebut sudah berlangsung sejak era gubernur-gubernur sebelumnya.

“Gedung ini memiliki luas 2,3 hektar. Sedemikian luasnya, gubernur yang dulu membangun fasilitas masjid. Digunakan juga untuk shalat Jumat bersama warga. Gubernur berikutnya, membangun gedung olahraga bentuknya gedung, bukan lapangan. Sedemikian besarnya di zona olahraga, ada lapang tenis, basket, fasilitas fitnes. Pak Aher (mantan gubernur Jabar) membuat macam-macam,” pungkas Gubernur yang kerap disapa dengan nama Kang Emil ini.

Sementara itu, Bayu Umbara selaku Kasubbag Rumah Tangga Pimpinan mengungkapkan bahwa sejak 20 tahun terakhir tak ada pembangunan fasilitas baru di Gedung Dinas Gubernur Jawa Barat. Yang ada hanyalah program pemeliharaan dan penataan kawasan serta fasilitas saja.

“Saya memang baru bertugas di sini (Gedung Pakuan) selama lima tahun. Tetapi informasi yang didapat dari kru saya, selama 20 tahun terakhir ini tak ada penambahan fasilitas atau pembangunan baru,” ujar Bayu kepada wartawan di Gedung Pakuan, Jalan Otto Iskandardinata, Kota Bandung, Jumat (15/11/2019) seperti dirilis oleh m.detik.com.

Tentang fasilitas lapangan tenis sekaligus basket di Gedung Pakuan, Bayu menyebut fasilitas olahraga tersebut sudah ada sejak kepemimpinan mantan Gubernur Jabar Nana Nuriana. Kemudian, pada era Gubernur Ahmad Heryawan dilakukan beberapa renovasi.

“Lapangan tenis pada awalnya terbuka, kemudian ditutup saja (semi Indoor). Itu dilakukan pada era Pak Aher (Ahmad Heryawan),” ungkap Bayu.

Bayu lebih lanjut menambahkan keterangan bahwa sejak 20 tahun terakhir baru di era Gubernur Ridwan Kamil inilah dilakukan revitalisasi. Diawali dari penataan taman sampai pembangunan fasilitas kolam renang.

“Jadi tak ada revitalisasi atau pembangunan besar selama 20 tahun terakhir. Tak ada seperti ini (revitalisasi taman dan membangun kolam renang),” imbuh Bayu.