Bendera Tauhid Dibakar, Umat Bergerak

Diposting pada 177 views

Ngelmu.co, SERANG – Aksi Bela Tauhid bakal digelar di Serang, Banten, Rabu (24/10), untuk menentang aksi pembakaran bendera dengan kalimat tauhid. Panitia penyelenggara menargetkan seribu peserta hadir dalam aksi tersebut.

Koordinator Aksi Bela Tauhid Al Faqier Abu Wildan, Selasa (23/10) menyebut gelaran itu merupakan respons atas keresahan warga akibat pembakaran bendera kalimat tauhid oleh oknum Barisan Ansor Serba Guna Nahdlatul Ulama (Banser NU).

Dia mengatakan agenda akan digelar mulai Shalat Dzuhur berjamaah di Masjid Agung Ats Tsauroh Kota  Serang, Long March menuju Alun-Alun Barat Kota Serang, dilanjutkan aksi mulai pukul 13.00 WIB. Untuk peserta, kata dia, membawa pakaian putih dan bendera kalimat Tauhid (Al Liwa/Ar Raya).

Lebih lanjut, dia mengungkapkan aksi peserta bela tauhid akan diikuti sejumlah ormas dan pesantren, diantaranya Ponpes Al Islam, Ponpes Ardaniyah, Ponpes Sabilurrahman, Ponpes Nurul Bantany.

Kemudian Ponpes Al Irsyad Banten, Ponpes Nailul Amanah, Ponpes Darussalam, GNPF Ulama Banten, LUIB (Laskar Ummat Islam Banten), GPSM (Gerakan Pengawal Serang Madani), Pandu PASEBAN (Pandu Pemuda dan Santri Banten), JAS (Jama’ah Ansharusy Syariah) Banten, Wahdah Islamiyyah Banten, FPI Cilegon, ANNAS Banten dan Jundullah ANNAS Banten.

Selain aksi yang digelar besok, sebelumnya pada hari ini, Selasa (23/10/2018), umat Islam se-Bogor dan sekitarnya akan berkumpul di Masjid Raya Bogor kemudian konvoi ke Mapolresta, Jl. Kapten Muslihat, depan Taman Topi.

Aliansi umat Islam Kota Bogor akan melaporkan pembakaran bendera tauhid oleh oknum Banser di Garut ke Polresta Bogor.

“Dianjurkan semua peserta membawa bendera Tauhid dan memakai topi Tauhid bagi yang punya. Ayo, saatnya kita tunjukkan sikap tegas terhadap pelaku pembakaran bendera tauhid, sekaligus pembelaan kita sebagai umat Islam,” demikian seruan dari Kota Bogor.

Di hari yang sama, Aksi Bela Bendera Tauhid, juga dilakukan Umat Islam se- Garut. Massa akan bergerak dari Simpang Lima, dilanjutkan dengan Konvoi menuju Limbangan.

Sementara itu, Umat Islam Se Solo Raya juga bergerak dengan titik kumpul di Alkid, pukul 12.30 WIB. Semua peserta konvoi juga diharap membawa bendera Tauhid dan memakai topi Tauhid bagi yang punya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pada Minggu, 21 Oktober 2018, anggota Banser di Garut ketika melakukan pembakaran sempat melantunkan lagu Hubbul Wathon Minal Iman.

Selain anggota Banser, saat peristiwa pembakaran terlihat beberapa orang santri yang mengenakan baju koko warna putih, peci hitam, dan sarung. Sebagian dari mereka juga tampak mengabadikan momen pembakaran bendera itu dengan ponsel. salah satu anggota Banser.