Bertahan untuk Tak Melanggar, Agar Kita dapat Segera…

Agar Segera Salim A Fillah

Ngelmu.co – Hari ini, kita mengosongkan jalan-jalan kita. Bukan karena kita hendak berhenti. Bukan karena kita hendak menyendiri. Melainkan, agar kita bisa segera berjalan lebih jauh. Melainkan, agar kita bisa segera berjumpa saudara-saudara.

Setiap pelanggaran kita akan seruan #dirumahaja, akan membuat penantian saudara-saudara kita untuk menghidupkan usahanya yang mati suri, kian lama.

Terbayangkah seberapa besar dosanya?

Hari ini, kita menyepikan Masjid-masjid kita. Bukan karena kita tak ingin menghadap-Nya di tempat tersuci. Bukan karena kita tak ingin menyembah-Nya dengan derajat lipat 27 kali.

Melainkan, agar kita bisa segera ke Masjid lagi. Melainkan, agar kita bisa segera berjama’ah lagi. Melainkan, agar kita bisa segera meramaikannya dengan majelis ilmu dan aneka syiar lagi.

Setiap pelanggaran kita akan seruan #dirumahaja, akan membuat penantian orang-orang shalih untuk menyemarakkan lagi Masjidnya, jadi kian lama.

Terbayangkah seberapa besar dosanya?

Wabah ini seperti api, kata ‘Amru ibn Al ‘Ash, si cerdas sahabat Nabi. Dan kita adalah kayu-kayu yang rentan terbakar olehnya.

Sementara, salinglah menjauh, agar ia mati. Agar kita bisa segera berpelukan lagi. Agar kita bisa segera bersama dalam ruku’ dan sujud yang syahdu lagi.

Aamiin allahumma aamiin.

Oleh: Ustaz Salim A Fillah

Baca Juga: “Siapa yang Diam di Rumah saat Terjadi Wabah, Maka Dia Mendapat Pahala Seperti Orang yang Mati Syahid”