Bicara Pilgub DKI, PKB: Anies Sangat Terancam, Risma Kandidat Terkuat

  • Bagikan

Ngelmu.co – Bicara Pilgub DKI Jakarta berikutnya, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menilai Tri Rismaharini akan menjadi kandidat terkuat, sementara posisi Anies Baswedan, justru sangat terancam.

“[Anies] Sangat terancam,” kata Ketua DPP PKB Faisol Riza, mengutip Detik, Kamis (18/2).

“Bu Risma akan jadi kandidat terkuat Pilgub DKI,” sambung Ketua Komisi VI DPR RI itu.

“Hampir pasti, Gubernur DKI mendatang, Risma. Sekarang yang diperebutkan adalah [posisi] wagub [wakil gubernur],” imbuhnya lagi.

Masa jabatan Anies yang akan berakhir pada 2022 mendatang, menurut Faisol, memiliki pengaruh.

Pasalnya, Risma, masih akan terus tampil sebagai Menteri Sosial (Mensos), hingga tahun 2023.

Kondisi ini yang Faisol nilai, akan berpengaruh terhadap elektabilitas Anies pun Risma, menjelang Pilgub DKI.

“Pak Anies selesai 2022, panggung politiknya berkurang,” tuturnya.

“Sementara Bu Risma, masih menteri sampai 2023. Setahun akan berubah banyak,” klaim Faisol.

Baca Juga: Beda Pandang PKS dan PDIP soal Survei ‘Jika Pilgub DKI Digelar saat Ini’

Nama Risma memang berada di posisi kedua–membuntuti Anies–dalam hasil survei dari sejumlah lembaga.

Teranyar adalah berdasarkan data lembaga Median yang melakukan survei kepada 400 responden. Hasilnya:

  1. Anies Baswedan, 40,5 persen;
  2. Tri Rismaharini, 16,5 persen;
  3. Basuki Tjahja Purnama (Ahok), 8,5 persen; dan
  4. Sandiaga Salahuddin Uno, 3 persen.

Responden sendiri adalah warga DKI Jakarta yang telah mengantongi hak pilih.

Mereka dipilih menggunakan teknik multistage random sampling.

Di mana survei berlangsung pada 31 Januari-3 Februari 2021–dengan wawancara tatap muka [yang tak mengabaikan protokol kesehatan].

Adapun margin of error pada survei ini +/- 4,9 persen, dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

  • Bagikan
ngelmu.co