Celana Cingkrang: Trend Fashion Mendunia Yang Ternyata Sesuai Sunnah Nabi

  • Bagikan

 

Ngelmu.co – Model celana cingkrang atau celana ngantung kini sedang menjadi trend di kalangan pria, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Dalam istilah bahasa mode/fashion, celana ngantung sendiri sering dikenal dengan istilah high water pants.

High water pants sudah dikenal sejak tahun 1850-an. Model celana ini awalnya terinspirasi dari celana yang dipakai anak laki-laki yang tumbuh tinggi namun celana panjangnya terlalu pendek untuk mereka pakai.

Mengutip berbagai sumber, Hermanto Deli dalam tulisannya di moslemtoday.com memaparkan bahwa dalam dunia fashion, high water pants atau celana ngantung ini mulai diperkenalkan pada tahun 2004 yang lalu oleh desainer Thom Browne saat musim panas di Amerika Serikat.

Browne menyatakan bahwa panjang celana yang paling pas adalah tepat di atas sepatu, tanpa ada jarak. Tetapi dalam perkembangannya, celana high water pants desain Browne ini justru memiliki jarak yang makin tinggi antara sepatu dengan celana. Jadi bagian kakinya juga makin banyak yang terekspos.

Ini semua bisa terjadi sebab banyak pria merasa lebih nyaman mengenakannya. Mereka bisa memakai dan memperlihatkan sepatu bagus yang mereka pakai sehingga terlihat lebih keren dan menarik.

Celana high water atau celana ngantung ini juga acapkali disebut sebagai flood pants atau flooders. Sebutan ini muncul asal mulanya karena celananya dianggap aman dan tidak basah bila terjadi banjir.

Celana cingkrang, celana ngantung, atau celana high water ini kini telah menjadi sebuah trend mode tersendiri. Model ini juga merambah ke Asia, termasuk Hong Kong, China, Korea, dan Indonesia.

Tiap negara memiliki ikon fashionnya masing-masing untuk memperkenalkan model celana ngantung ini. Salah satu bintang yang paling terkenal mempopulerkan model ini di dunia adalah Michael Jackson.

Celana ngantung juga semakin populer dengan semakin terkenalnya artis-artis Korea. Selebriti lelaki Korea banyak memakai celana kain dengan potongan cingkrang atau ngantung dengan dipadukan dengan sepatu kulit bertali tanpa kaus kaki.

Selain itu mereka juga padukan celana cingkrang dengan tambahan kemeja putih dan juga jas formal. Biasanya gaya busana ini dikenakam sebagai sebuah gaya busana formal namun tetp terlihat santai, rapi, casual dan juga keren

Menariknya, dalam ajaran Islam, penggunaan celana cingkrang merupakan salah satu sunnah Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam. Lebih dari itu, terdapat ancaman dari Nabi bagi para lelaki yang tidak menggunakan celana di atas mata kaki (isbal).

Sementara itu, di Indonesia sendiri sebenarnya celana ngantung telah dikenal masyarakat sejak dulu, seperti : celana pakaian betawi, celana beladiri silat, juga busana adat daerah yang beraneka rupa.

  • Bagikan