Cerita Anies Baswedan Detik-detik Jelang Persija Juara Setelah Penantian 17 Tahun

Ngelmu.co, JAKARTA – Gubernur DKI Anies Rasyid Baswedan menceritakan detik-detik jelang Persija menjuarai Liga 1 untuk pertama kalinya dalam 17 tahun terakhir.

“Bi Idznillah … Kota ini mau juara!⁣Semua pun dilakukan agar Persija Jakarta bisa mengangkat piala di rumahnya sendiri. Apresiasi kepada ratusan Jakmania dan petugas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta yang sejak semalam membersihkan sisa-sisa acara di GBK agar siap dipergunakan untuk laga sore ini Persija VS Mitra Kukar,”cerita Anies Baswedan, Minggu (9/12/2018).

Lebih lanjut, Anies mengatakan Persija harus menjuarai di dalam dan luar lapangan. “Kita harus juara di dalam dan luar lapangan, Persija dan Jakmania sama-sama harus menang. Tunjukkan kelas Jakmania sebagai supporter yg bersemangat, kreatif, tertib dan bersih,”jelasnya.

Selain itu, dia juga telah menyiapkan 311 lokasi nobar se-Jakarta. “Teman-teman Jakmania yang tidak memiliki tiket tidak perlu memaksakan ke GBK, silakan ikut nobar yang disiapkan di kelurahan/ kecamatan terdekat. Ada 311 lokasi nobar se Jakarta,”pungkasnya.⁣

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Persija Jakarta menjuarai Liga 1 2018. Macan Kemayoran memastikan diri mengangkat trofi selepas mengalahkan Mitra Kukar di partai pamungkas pada Minggu (9/12/2018) di Stadion Gelora Bung Karno DKI Jakarta.

Dalam pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (9/12/2018) sore WIB, Persija menang 2-1 berkat sepasang gol Marko Simic. Gol pada menit ke-17 lahir dari tendangan penalti, gol kedua hasil sundulan pada menit ke-59. Aldino Herdianto membukukan satu gol balasan untuk Mitra Kukar pada menit ke-88.

Dengan kemenangan ini, Persija mengumpulkan sebanyak 62 poin. Di klasemen akhir, Ismed Sofyan cs unggul satu poin dari PSM Makassar yang menang 5-1 atas PSMS Medan.

Persija mengakhiri puasa gelar selama 17 tahun, terakhir kali menjuarai Liga 1 pada 2001. Jakmania pun berpesta di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Sementara itu, Mitra Kukar harus menerima nasib degradasi ke Liga 2.