Berita  

Cerita di Balik Pinta Eril kepada Emil

Cerita Eril Emil

Ngelmu.co – Ada cerita di balik pinta Emmeril Kahn Mumtadz (Eril), kepada sang Papap; Ridwan Kamil (Emil).

Gubernur Jawa Barat itu kembali membagikan kenangan tentang mendiang putra sulungnya, melalui kisah ‘Jejak Eril’.

Suami Atalia Praratya (Lia), itu bilang, “Suatu waktu, saat Eril masih SMA, kami sekeluarga pergi umrah, dan lanjut trip ke Spanyol.”

Demikian tutur Emil, seperti Ngelmu kutip dari akun Instagram pribadinya, @ridwankamil, Kamis (16/6/2022).

“Di Sevilla, kami mampir ke sebuah toko sepatu, dan Eril, bilang, ‘Pap, titip beliin sepatu yang ini, ya’.”

Sebagai seorang ayah yang menyayangi putranya, Emil pun memenuhi permintaan sang anak.

“Tentulah saya belikan untuk anak kesayangan, tapi dalam hati, saya bingung, kenapa ukurannya beda?” sambung Emil.

Sepekan kemudian, ayah dari Camillia Laetitia Azzahra (Zara) dan Arkana Aidan Misbach (Arka) itu baru sadar.

“Ternyata… saya baru tahu, kalau Eril, beli sepatu itu bukan buat dia,” ujarnya.

“Sepatu itu,” sambung Emil, “untuk jadi hadiah, buat seorang satpam SMA Negeri 3 Bandung, yang jadi teman baiknya.”

“Karena [satpam itu] suka mau dititipin sepeda, dan rajin mengelapnya,” jelas Emil, mengenang cerita Eril.

“Mungkin sudah rezeki si satpam, yang Eril panggil ‘Masbro’, untuk pakai sepatu keren buatan Spanyol,” tutup Emil.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Ridwan Kamil (@ridwankamil)

Baca Juga:

Kamis, 26 Juni 2022, memiliki ‘kenangan’ tersendiri untuk keluarga Emil; hari di mana Eril, hanyut di Sungai Aare, Bern, Swiss.

Tiga pekan telah berlalu. Meski tangis itu ada, tetapi baik Emil, Lia, Zara, kerabat, ataupun sahabat Eril, terus berbagi.

Mereka membagikan cerita-cerita manis tentang pria kelahiran New York, 25 Juni 1999 itu.

Bukan hanya Papap dan Mamah, sang adik; Zara juga demikian.

Di perjalanan menuju permakaman, Zara terus memeluk jenazah kakak tercintanya itu.

“Satu pelukan terakhir,” tuturnya. “Menjadi saudara perempuanmu adalah anugerah terindah yang Allah berikan untukku.”

“Terima kasih saudaraku, terima kasih teman baikku, terima kasih partner-ku, terima kasih mentorku. Terima kasih, A Eril.”

Begitu ucap Zara, yang menutup pernyataannya dengan doa, semoga Eril, beristirahat dalam cinta dan damai. “Sampai jumpa lagi.”