Daripada Urusi Partai Lain, Romy Harusnya Urus Saja PPP dan Ahok

Ngelmu.co, JAKARTA – Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman membantah pernyataan Ketua Umum PPP Muhammad Romahurmuziy beberapa waktu lalu, yang menyebut Koordinator Tim Pemenangan Pilpres Gerindra Sandiaga Uno menawarkan Prabowo Subianto untuk menjadi bakal calon wakil presiden Joko Widodo.

“Sandi sendiri dengan tegas telah membantah dan kenyataannya memang tidak ada sama sekali inisiatif dari kami untuk mendegradasikan Prabowo sebagai penantang terkuat Presiden Jokowi menjadi hanya sekedar cawapres,” kata Habiburokhman dalam keterangannya, Minggu (22/4).

Habiburokhman pun mengaku tidak mengetahui pikiran Romi hingga keluar pernyataan tersebut. Namun, dia mengingatkan agar Romi sebaiknya fokus pada partai dan calon yang diusung.”Saya perlu mengingatkan bahwa baiknya dia mengurus partainya sendiri, capresnya sendiri serta jangan lupa dengan Ahok yang pada Pilgub DKI lalu dia dukung,” kata dia.

Selama ini, kata Habiburokhman, Gerindra dan PPP saling menjaga hubungan baik yang telah dibangun. Untuk itu, Romi diminta agar tidak merusaknya dengan menyerang Gerindra seperti yang dilakukan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

“Yang akan rugi tentu dia sendiri karena mungkin akan dianggap publik tidak elegan. Kita lihat PSI yang begitu semangat menyerang kami, tetapi oleh lembaga survey Cyrus disebutkan sebagai partai yang paling tidak akan dipilih di masa depan,” katanya.

Sebelumnya, Romahurmuziy menyebutkan Sandiaga Uno melontarkan opsi Prabowo Subianto sebagai pendamping Jokowi dan menjadi king maker di pemilihan presiden 2019 mendatang.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani saat menjelaskan pertemuan Sandi dan Romahurmuziy beberapa waktu lalu.

Di sisi lain, terkait munculnya opsi duet Joko Widodo dan Prabowo Subianto sebagai cawpres dan cawapres, Sandi mengakui bahwa hal itu pernah menjadi bahan pembicaraan internal Gerindra. 

“Dan tentunya ada sikap pro dan kontra di Gerindra sendiri. Tapi sekarang mandatnya sudah diberikan kepada Pak Prabowo, kami enggak boleh lagi berkomentar. Pak Prabowo yang menentukan,” kata Sandi saat menjelaskan isi pembicaraannya dengan Romahurmuziy.

Dia mengaku tidak ingin menduga-duga atau berspekulasi lebih jauh terkait hal itu. Terlebih, Prabowo sudah dideklarasikan dan menerima mandat dari partai berlambang kepala burung garuda itu untuk maju sebagai calon RI 1, serta tengah membangun komunikasi dengan mitra koalisi.