Diingatkan Tak Ikut Demo Kedubes Prancis, Ustaz Haikal: untuk Rasulullah Tak Apa Ditangkap

  • Bagikan
211 Demo Kedubes Prancis

Ngelmu.co – Sebelum berangkat demo ke Kedutaan Besar (Kedubes) Prancis, Jakarta Pusat, Ustaz Haikal Hassan, mengaku ada yang mengingatkannya untuk jangan ikut serta.

Namun, ia, menjawab jika langkahnya itu tak lain untuk membela Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

“Ada yang WA saya, ‘Ustaz Haikal, enggak usah ke sana, nanti ditangkap’,” akuan Ustaz Haikal, dalam mobil komando, MH Thamrin, Jakpus, Senin (2/11).

“Saya jawab, untuk Rasulullah, tak apa ditangkap, untuk Rasulullah, enggak apa-apa ditembak,” imbuhnya, mengutip Detik.

“Untuk Rasulullah, enggak apa-apa dibunuh saudara,” sambungnya lagi.

Ustaz Haikal, mengecam keras pernyataan Presiden Prancis, Emanuel Macron, yang telah melukai Muslim dunia.

Ia, juga menyinggung sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang turut mengecam Macron.

Maka Ustaz Haikal, meminta agar massa jangan takut pun khawatir untuk mengecam Macron.

“Jadi jangan takut, jangan khawatir. Hari ini, Presiden Jokowi, kecam itu Macaroni,” ujarnya.

Baca Juga: Prancis Berdalih Kebebasan Berekspresi, Brasil Kecam dan Larang Karya yang Hina Nabi

Lebih lanjut, Ustaz Haikal, menyinggung sosok Presiden Amerika Serikat, Ronald Reagan.

“Ronald Regen, Presiden Amerika, enggak pernah kecam Rasulullah. Ini keong racun, berani-beraninya,” kritiknya ke Macron.

“Kita enggak akan pernah berhenti, sampai itu presiden, dapat bala dari Allah Subhanahu wa Ta’ala,” kata Ustaz Haikal.

“Jadi jangan takut, jangan dulu pulang sebelum ada komando pulang, sekaligus tunjukan akhlak Rasulullah,” sambungnya.

Ustaz Haikal, juga menyinggung pihak-pihak yang mengimbau untuk tidak marah atas karikatur Nabi.

Ia, pun menegaskan jika tidak mungkin bagi Muslim, untuk tidak marah, jika ada pihak yang merendahkan Nabi Muhammad.

“Jangan pernah kendor, bela terus Rasulullah,” tegas Ustaz Haikal.

  • Bagikan
ngelmu.co