Dimulainya Hari-hari Pejuang

  • Bagikan

Ngelmu.co – Sejak Zaadit mengacungkan map besar berwarna kuning yang diasumsikan sebagai Kartu Kuning kepada sang presiden saat Presiden Jokowi berfoto bersama rektor dan para profesor UI di acara Dies Natalis ke-68 di Balairung UI, Depok, Jumat (2/2/2018), nama Zaadit dikenal publik luas. Akibat perbuatannya tersebut, pasti menuai hasil yang bisa jadi tidak terduga-duga. Yang pasti, hari-hari sibuk sang pejuang sudah dimulai.

Berikut adalah tulisan terkait hari-hari Zaadit yang akan disibukkan dengan perjuangan. Silakan disimak.

***

Hari-hari Pejuang

Hari-hari melelahkan Zadit taqwa baru dimulai, undangan sebagai pembicara dan tampil sebagai narasumber baru saja dikirim, kilatan lampu blitz kamera 12 volt baru saja berebut mengambil angle yang pas wajah baby facenya.

Inilah cara paling instan meraih kepopuleran, sekaligus cara paling menakutkan untuk dikenal dalam barisan pejuang. Tidak setiap orang mampu, Karena nyali menjadi syarat nomor satu.

Zadit taqwa belajar dari para pendahulu soal memberi asa kepada ribuan pasang mata yang menanti dirinya tampil membela.

Percayalah, akan selalu ada para pembela kepentingan si jelata saat harapan seperti fatamorgana. Jika penantian dirasa lama, kadang Alloh hadirkan dalam cara yang tak diduga.

Semoga kemunculan Zadit dan kartu kuningnya, menjadi pemicu bangkitnya kesadaran mahasiswa dibanyak daerah untuk tampil digarda terdepan mengkritisi kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat.

Tetaplah menjadi penyampai aspirasi, walau godaan kanan kiri menanti. Yang tidak suka akan berdiri sama banyak diantara mereka yang memuji.

Pilihan untuk tetap bersama kami atau hilang ditelan permainan kekuasaan kini telah terbuka dihadapan, jangan padamkan harapan kami dengan menjadi bagian mereka yang kini telah sepi karena mimpinya telah dibeli.

وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلًا مِمَّنْ دَعَا إِلَى اللَّهِ وَعَمِلَ صَالِحًا وَقَالَ إِنَّنِي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

“Dan siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah semata dan berbuat baik kemudian berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri” (QS Fushshilat : 33)

Abu Mu’adz Alfatih
Dreamteam Institute

  • Bagikan
ngelmu.co