Din Syamsuddin: DPR Sepakat Bentuk TGPF Tragedi Kemanusiaan Pemilu 2019

Diposting pada 387 views

Ngelmu.co – Aliansi Masyarakat Peduli Tragedi Kemanusiaan Pemilu 2019 (AMP-TKP) melakukan silaturahmi dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Selasa (14/05).

Pertemuan tersebut pun menghasilkan sejumlah kesepakatan. Di antaranya, DPR sepakat untuk segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF), atas hilangnya nyaawa ratusan petugas Pemilu, hingga ribuan lainnya yang jatuh sakit.

Karena sejak Rabu (17/4), hingga Selasa (14/5), tercatat sebanyak 604 orang petugas Pemilu meninggal dunia, secara beruntun dari hari ke hari, sementara ribuan lainnya harus dirawat karena kondisi kesehatan belum pulih.

Jumlah korban jiwa terbanyak berada di Jawa Barat, dengan 131 orang, diikuti Kalimantan Selatan sebanyak 66 orang, Jawa Timur 60 orang, Jawa Tengah 44 orang, dan seterusnya.

Dengan demikian, pembentukan TGPF Tragedi Kemanusiaan Pemilu 2019 ini bertujuan untuk mencari penyebab kematian mereka yang tak terbantahkan berdasarkan bukti-bukti jelas dan valid, bukan mencari kesalahan siapapun.

Langkah ini juga ditujukan untuk menepis berbagai rumor yang berkembang di tengah masyarakat mengenai penyebab kematian mereka. Agar semua jelas, dan transparan.

Din Syamsuddin sebagai salah satu tokoh AMP-TKP 2019, mengaku TGPF perlu segera dibentuk, agar masyarakat bisa mendapatkan informasi yang jelas terkait kematian ratusan petugas Pemilu Serentak di tahun 2019 ini.

“Jika tidak clear soal kematian mereka, itu akan menjadi dosa warisan dan beban sejarah bagi bangsa kita,” ujarnya.

“Jika itu tidak jelas, sampai kapanpun peristiwa kematian itu akan dikenang dalam sejarah sebagai tragedi demokrasi pertama di dunia,” imbuhnya, seperti dilansir dari Teropong Senayan, Rabu (15/5).

Meninggalnya ratusan petugas Pemilu 2019, yang terdiri dari petugas KPPS, pengawas Pemilu dan pihak keamanan, menurut Din, merupakan kejadian yang luar biasa.

Dan fenomena tersebut tidak bisa dianggap remeh, apalagi diabaikan begitu saja. Sebab, dunia internasional pun sudah mulai menyorot kasus kematian ini, dan memberikan berbagai sikap serta tanggapan masing-masing.

Itulah alasan AMP-TKP 2019 mendesak DPR untuk mendorong pemerintah, agar segera membentuk TGPF yang independen, bersama masyarakat sipil.

Tim tersebut harus dibentuk oleh negara dengan melibatkan berbagai pihak, baik dari kalangan medis maupun tokoh masyarakat, sehingga hasilnya bisa dipercaya dan tidak kembali digugat.

Salah satu tugas TGPF Tragedi Kemanusiaan Pemilu 2019 yang terpenting adalah menyingkap penyebab kematian para petugas Pemilu, di antaranya dengan melakukan otopsi.

“Tidak ada cara lain. Itu perlu dilakukan supaya jernih, sehingga tidak lagi menyesatkan atau muncul dugaan-dugaan. Negara harus segera hadir. Khawatir kalau negara tidak hadir, ini akan menjadi hiruk-pikuk,” pungkasnya.