Mengerikan, Ternyata Seperti Ini Gambaran Kehancuran Planet Bumi

Mengerikan, Ternyata Seperti Ini Gambaran Kehancuran Planet Bumi

Ngelmu.co – Seperti yang kita tahu, planet bumi tidaklah bertahan lama. Cepat atau pun lambat, semuanya akan berakhir. Jika dilihat dari segi sains, nasib buruk yang kerap menimpa sebuah planet baru-baru ini, disebut bisa menggambarkan kehancuran planet bumi di masa yang akan datang.

Mengerikan, Ternyata Seperti Ini Gambaran Kehancuran Planet Bumi

Gambaran Kehancuran Planet Bumi

Dilansir dari Detik, planet bernama Wasp-12b, berlokasi 600 tahun cahaya di konstelasi Auriga, berada dalam jalur kematiannya, karena mendekati orbit bintangnya. Exoplanet itu, sebutan untuk planet yang berada di luar Tata Surya, yang merupakan planet gas serupa Jupiter.

Planet tersebut, mendapatkan julukan sebagai ‘Hot Jupiter’. Hal ini dikarenakan jaraknya yang lebih dekat dengan bintang, dibandingkan Jupiter terhadap matahari di Tata Surya.

“Sejak penemuan hot jupiter pertama di 1995, kita bertanya-tanya seberapa lama planet semacam itu akan eksis,” kata Joshua Winn, profesor astrofisika di Universitas Princeton.

“Kami cukup yakin mereka tidak bisa bertahan selamanya. Interaksi gravitasi kuat antara planet dan bintangnya akan membuat planet itu tertelan dan hancur,” jelasnya.

Ia menambahkan, dalam penelitian terbarunya, diprediksi waktu kehancuran bumi akan terjadi ‘hanya’ dalam kurun waktu jutaan tahun.

Diperkirakan, 3 juta tahun lagi, Wasp-2b akan mengalamai ‘game over’ atau berkahirnya planet tersebut. Beruntungnya, bumi tidak terkunci dalam jalur kematian seperti yang dialami planet tersbut.

Namun, jika berbicara soal nasib, kurang lebih hampir sama ketika nanti matahari mengalami pembengkakan menjadi bintang raksasa merah. Waktunya memang jauh lebih lama.

Tak Perlu Khawatir

Bagi manusia yang hidup pada zaman sekarang, diminta tidak perlu khawatir. Sebab, hal tersebut akan terjadi masih 5 miliar tahun yang akan datang. Dengan mengamati apa yang terjadi di luar Tata Surya, beberapa ilmuan telah mencoba memprediksi bagaimana hal itu akan terjadi.

Pada bulan Desember lalu, seorang ilmuan dari University of Warwick, yakni Dr Chirstopher Manser, dalam Jurnal Nature, melakukan penelitian. Bahwa dalam waktu miliran tahun lagi, matahari akan mengembang hingga sekitar dua ratus kali ukuran normalnya.

Dalam tahapan ini, bintang terbesar kita akan dikenal sebagai ‘Raksasa Merah’. Ketika mengembang, sang Raksasa Merah tersebut akan menelan bahkan menghancurkan bumi sebelum runtuh menjadi inti kecil yang dikenal sebagai White Dwarf.

“Ketika Matahari mencapai fase Raksasa Merah-nya, ia akan mengembang secara kasar ke orbit Bumi. Merkurius, Venus dan Bumi akan ditelan Matahari,” sebut Dr. Manser.

“Tetapi Mars, sabuk asteroid, Jupiter dan planet sisanya di Tata Surya akan mengembang pada orbitnya, karena Matahari kehilangan massa dan memiliki lebih sedikit tarikan gravitasi pada planet-planet itu,” imbuhnya.

“Pada akhirnya, Matahari akan menjadi white dwarf dan masih memiliki Mars, sabuk asteroid, dan Jupiter yang mengorbit di sekelilingnya. Saat planet-planet mengorbit, mereka kadang-kadang dapat tersebar dan terlempar ke white dwarf,” sambungnya.

Tetapi radiasi yang dipancarkan oleh Matahari, setelah menjadi white dwarf, akan cukup kuat untuk menguapkan atmosfer Jupiter, Saturnus dan Uranus di mana mereka mengorbit sekarang. Dan ini hanya akan meninggalkan inti mereka yang berbatu.

Baca Juga: Gempa Semakin Sering, Kiamat Semakin Dekat

Seperti itulah gambaran mengerikan akan kehancuran planet bernama bumi. Manusia sebagai salah satu penguasa bumi perlu bersikap bijak mulai dari sekarang. Ada baiknya masing-masing dari kita menjaga bumi dengan menjaga keseimbangan alam dan tidak merusak apa yang sudah ada. Terlepas dari itu semua, kita adalah manusia biasanya yang hanya bisa berserah diri kepada Sang Pencipta Semesta Alam. Wallahu’alam.