Gubernur NTB

Gubernur NTB Wajibkan Salat Berjemaah, ASN Menyambut Positif

Diposting pada 296 views

Ngelmu.co – Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, mewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berada di lingkungan Pemprov Nusa Tenggara Barat, untuk salat berjemaah.

Imbauan tersebut ia sampaikan melalui Surat Edaran, bernomor 451/111/kesra.

Imbauan Gubernur NTB untuk Para ASN

Bertajuk Gerakan Berjemaah Salat Fardu Lima Waktu di masjid, Zulkieflimansyah yang juga merupakan politisi PKS itu berharap, ajakan ini bisa meningkatkan keimanan serta ketakwaan pada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Surat edaran tertanggal 12 Maret tahun 2019 itu, merupakan penjabaran wujud nyata dari visi Provinsi NTB, aman dan berkah.

Ajakan yang disuarakan sejak Maret 2019 lalu tersebut, mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan, khususnya para ASN yang menjadi penerima imbauan.

Maka, bagi ASN yang beragam Islam, diwajibkan menghentikan atau menunda berbagai kegiatan, jika sudah masuk waktu salat.

“Kalau sedang rapat atau ada tamu, ajak sekalian tamu atau peserta rapatnya untuk salat berjamaah,” jelas Karo Humas dan Protokol, Najamuddin Amy, menyampaikan pesan Zulkieflimansyah.

Di waktu Dzuhur dan Ashar, lanjut Najamuddin, pimpinan unit kerja diimbau mengajak staf-nya untuk segera salat berjemaah di masjid.

Sampaikan dengan Baik dan Sopan

Kalaupun sedang ada pelayanan, para staf diminta untuk menyampaikan dengan baik dan sopan kepada pemohon layanan, untuk menyegerakan salat.

“Surat edaran ini sangat tepat dengan momen Isra Miraj yang Insha Allah akan kita rayakan bersama,” kata Najamuddin, seperti dilansir Koran NTB.

“Kebijakan ini dianjurkan untuk dilaksanakan secara jemaah di masjid, bukan di ruang kerja, karena bisa lebih mempererat tali silaturahmi antar ASN,” sambungnya.

Baca Juga: Jelang Adzan, Wali Kota Banda Aceh Minta Aktivitas Muamalah Dihentikan

Diketahui, beberapa kabupaten/kota di NTB sudah melakukan kebijakan serupa.

“Kami sangat mengapresiasi. Ini harus ditingkatkan, mudah-mudahan seluruh kabupaten/kota di NTB melakukan kebijakan serupa,” ujar Najamuddin.

“Sehingga NTB Gemilang yang kita cita-citakan dapat terwujud, salah satunya NTB yang Aman dan Berkah,” pungkasnya.