HRS Bebas Tuduhan, Pelaku Fitnah Dikejar Polisi Arab Saudi

Ngelmu.co – Imam Besar FPI, Habib Rizieq Sihab langsung kembali pulang ke rumah seusai menjalani pemeriksaan di pihak Keamanan Arab Saudi. Namun, yang mengherankan, di Indonesia, sudah heboh dengan munculnya berita tentang HRS ditangkap pihak keamanan Arab Saudi.

Bahkan agar berita tersebut terbukti kebenarannya, sebuah foto yang memperlihatkan keberadaan HRS sedang menghadapi pihak keamanan, tiba tiba saja beredar ke berbagai sosial media disertai tulisan jika HRS ditangkap pihak berwajib karena terkait dengan ISIS.

HRS sendiri melalui akun Twitternya telah memberikan klarifikasi. HRS menyebutkan bahwa setelah suksesnya Aksi Bela Tauhid 211 hari Jum’at (2/11/2018) lalu, kemudian Deklarasi Koppasandi pada hari Ahad (4/11/2018), serta pekan-pekan terakhir menjelang Reuni Akbar 212 (2/12/2018), intensitas gangguan dan intimidasi kepada HRS kembali meningkat.

Selanjutnya, menurut HRS, pada hari Selasa (6/11/18), ada operasi intelijen licik yang dilakukan, yaitu menjebak HRS di kediamannya di Mekah. Pada waktu Subuh, ada orang yang mendatangi kediaman HRS untuk memasang Bendera Tauhid secara diam-diam di tembok luar belakang rumah, lalu saat matahari terbit pelaku memfotonya. Kemudian setelah memfoto, mereka membuat laporan ke Polisi Patroli bahwa rumah HRS diduga sebagai “SARANG ISIS” dengan menunjukkan foto yang mereka buat.

Baca juga: Ini Alasan HRS Diperiksa di Kepolisian Arab Saudi

Hal itu yang membuat dalam waktu singkat pihak keamanan Saudi dari berbagai kesatuan sebanyak 4 jeep dan sebuah sedan, sekitar jam 8 pagi, sudah mengepung kediaman HRS dan mencabut Bendera yang ditempel dengan double stip di dinding, kemudian melipatnya dengan rapih diamankan dalam mobil patroli.

Lebih anehnya, belum ada 1 jam HRS dibawa oleh kepolisan Saudi, salah seorang asisten pribadi HRS di Mekah mendapat kontak dari salah seorang pegawai KBRI Riyadh menanyakan tentang kondisi HRS. Pertanyaan itu dijawab oleh asisten HRS bahwa beliau baik tanpa menceritakan apa yang sedang terjadi.

***

Pihak yang melakukan “operasi intelejen” fitnah keji kepada HRS itu mendapat respon balik. HRS yang mengetahui jika ini adalalah operasi rekayasa, melaporkan balik kepada pihak keamanan Arab Saudi. Laporan HRS itu mendapat tanggapan positif yang langsung melakukan pencarian terhadap pihak yang telah melakukan fitnah keji. Pihak keamanan Saudi Arabia juga merasa tersinggung dengan munculnya foto HRS dengan pihak keamana Arab Saudi.

Di bawah ini adalah kronologis yang beredar di sosial media terkait dengan laporan balik HRS atas perbuatan fitnah kepada dirinya, disertai dengan bukti bukti berupa foto yang beredar.

Baca juga: HRS Klarifikasi Soal Penangkapan Dirinya, Diduga Kuat Intimidasi Jelang Reuni Akbar 212

PELAKU FITNAH THD HRS DIKEJAR KEAMANAN SAUDI

Info terbaru dari Kota Suci Mekkah, Habib Rizieq meminta keamanan Saudi utk menyelidiki pemasang Bendera di dinding luar rumah beliau dan penyebar foto beliau saat berhadapan dengan aparat keamanan Saudi.

Pihak Keamanan Saudi sendiri marah besar saat mendengar laporan dari Habib Rizieq bahwa ada orang yang membidik beliau bersama aparat keamanan Saudi dengan kamera jarak jauh dan fotonya diviralkan di Indonesia.

Pihak Keamanan Saudi akan menggeledah gedung yang dicurigai sebagai tempat pengambilan foto dan akan mengejar pelakunya.

Habib Rizieq sendiri sempat dimintai keterangan tentang siapa orang yg paling dicurigai oleh beliau sebagai pelaku fitnah tersebut. Beliau menyampaikan bahwa pihak yang diduga kuat sebagai pelaku adalah ”Intelijen busuk dari Indonesia”.

Pihak Keamanan Saudi meminta bantuan HRS untuk melaporkan juga nama-nama intelijen Indonesia yang beliau ketahui melakukan ”operasi intelijen” terhadap beliau di Wilayah Hukum Saudi.

Pihak Keamanan Saudi sangat serius dan fokus menanggapi laporan HRS, karena operasi intelijen asing di wilayah hukum Saudi merupakan pelanggaran hukum serius, dan pelakunya bisa dihukum pancung.