Baim Ingin Jadi Hafiz RSPAD

Ingin Jadi Hafiz, Bocah 10 Tahun Ini Terus Lafazkan Qur’an Meski Sedang Terbaring di RS

Diposting pada 107 views

Ngelmu.co – Semangat bocah berusia 10 tahun, Muhamad Ibrahim Wafiq (Baim), untuk menjadi seorang hafiz, jelas terlihat ketika ia terus melafazkan ayat suci Al-Qur’an, meski sedang terbaring di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), Jakarta Pusat.

Kondisinya ramai diperbincangkan warganet, sejak video Baim, beredar luas di media sosial.

Salah satu yang ikut membagikan video tersebut adalah publik figur Arie K Untung, di akun Instagram pribadinya, @ariekuntung, Kamis (24/9).

“Mulut dan otaknya muratal sendiri. Menurut info, seorang anak di Rumah Tahfidz Al-Qur’an Az Zahra Perwira, Bekasi Utara, Kota Bekasi.

Namanya Ibrahim, biasa dipanggil Baim,mempunyai cita-cita, hafidz 30 Juz.

Sehingga bisa memberikan mahkota Ayah-Bundanya. Sekarang, baru selesai Juz 30, dan sedang menyelesaikan Juz 29.

Namun, Ananda, sekarang sedang sakit parah, dan tidak sadarkan diri, akan tetapi, ‘mulut dan akalnya tidak berhenti untuk melantunkan AI-Qur’an.

Allaahummarhamna bil Qur’an. Mohon doanya dengan tulus dan ikhlas.

Semoga Baim, Allah angkat segala penyakitnya, dan bisa lekas sembuh, hingga menyelesaikan 30 Juz.”

Demikian tulis Arie, dalam keterangan video berdurasi 58 detik yang ia unggah.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Arie Untung (@ariekuntung) on

Pada video tersebut, terlihat jelas, Baim, tertidur di salah satu ranjang rumah sakit.

Ia menggunakan infus dan selang pada hidung. Dengan mata tertutup, Baim, lantang melantunkan ayat suci Al-Qur’an.

Baca Juga: Muyyassaroh Muslimah yang Sopan dan Pintar: Dia dapat Beasiswa karena Hafiz 30 Juz

Baim, memang kerap mengaji di Rumah Quran Az-Zahra, di Kavling Perwira Jaya, Jalan Bintara IV RT 04/12, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara.

Meski tak mengenyam pendidikan secara formal, Baim, selalu semangat mengaji di Rumah Quran itu.

“Setiap hari Sabtu dan Ahad, dua hari, memang jadwal mengaji kita, (Baim) memang mengaji di sini,” kata guru mengajinya, Galih Muharik (27).

Ia mengungkapkan, Baim, telah belajar mengaji di sana, sejak tiga tahun belakangan.

“Baru hafal Juz 30. Nah, memang Baim, itu sedang menuntaskan hafalan Juz 29-nya,” jelas Galih.

“Karena kalau hafalan Qur’an, kita ajarkan mulai dari Juz 30, 29, 28, gitu,” sambungnya.

Baim, memang tak dapat lanjut mengaji di sana, sejak Juni lalu, karena harus dirawat di rumah sakit.

Selama belajar mengaji, Baim, dikenal pendiam, ramah, dan baik.

“Baru tahu sakit, waktu itu di rumah, tiba-tiba dirawat ke rumah sakit, enggak tahu saya sampai sekarang beliau (Baim) sakit apa, yang jelas dirawat di RSPAD,” beber Galih.

Ia juga mengklarifikasi pernyataan yang beredar, terkait kondisi Baim.

Menurut Galih, Baim, masih sadar. Ia, hanya membutuhkan perawatan intensif.

Perawat dan dokter di RSPAD pun sempat mengaku takjub.

Pasalnya, setiap kali terbangun dari tidur, Baim, kerap melantunkan hafalan Qur’an-nya dengan lantang. Termasuk bersholawat.

“Kalau lagi melek itu selalu bersholawat di rumah sakit,” kata Galih.

“Nah, kalau tidur itu suka mengigau, seperti di video. Itu bukan tidak sadarkan diri, tapi Baim, tidur mengigau, melafalkan hafalan Qur’an-nya,” jelasnya lagi.

“Saya sama Ustaz dan yayasan, menengok Baim. Saya tidak menyangka, Baim, sudah benar-benar berubah, memakai kursi roda, infus, dan selang,” sambung Galih.

“Tapi ada semangat dia untuk sembuh, buktinya, kita ngobrol di sana, Baim, duduk cukup lama, karena biasanya paling dia bisa bertahan duduk 10 menit,” ungkapnya.

Di akhir, Galih, meminta agar masyarakat serta para tokoh agama, bisa ikut mendoakan kesembuhan untuk Baim.

“Saya mewakili yayasan, meminta doa dan dukungan kepada masyarakat, agar baim segera pulih, dan dapat beraktivitas seperti sediakala,” pungkasnya.