Mubalig tidak baik

Jawaban FPI soal Said Aqil Sebut Habib Rizieq Mubalig Tidak Baik

Diposting pada 163 views

Ngelmu.co – Sebelumnya Ketum PBNU, Said Aqil Siraj, melontarkan pernyataan bahwa sebaiknya Kementerian Agama membuat daftar mubalig tidak baik dengan menyebutkan nama Habib Rizieq dan Khalid Basalamah sebagai contohnya. Sontak FPI, selaku ormas binaan Habib Rizieq, membalas Said Aqil.

Dilansir oleh Detik, Juru Bicara FPI, Slamet Maarif, menilai pernyataan Said Aqil tersebut merupakan bentuk provokasi dan memecah belah umat.

“Ya, kami sangat menyayangkan kalimat beliau yang cenderung memprovokasi dan memecah-belah umat,” ujar jubir FPI Slamet Maarif di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/5/2018).

Baca juga: Said Aqil Contohkan Rizieq Sebagai Dai Tidak Baik

Slamet menyatakan bahwa umat sudah cerdas. Menurut Slamet, umat sudah bisa menentukan bisa menentukan mana mubalig baik dan mubalig tidak baik, yang patut dijadikan panutan dan mana yang tidak. Slamet menegaskan bahwa jika Habib Rizieq dikategorikan Said sebagai mubalig tidak baik, Slamet heran. Dia meminta Said Aqil introspeksi diri.

“Umat itu sudah cerdas, sudah bisa memilih. Kalau beliau kurang bagus, umatnya kok bisa jutaan orang? Jadi mohon introspeksi dirilah. Pak Said introspeksi diri,” sebut Slamet.

Diberitakan sebelumnya, Ketum PBNU KH Said Aqil Siraj menyatakan dirinya tidak sependapat dengan dirilisnya daftar 200 nama mubalig atau penceramah yang direkomendasikan Kementerian Agama RI (Kemenag). Menurut Said Aqil, seharusnya Kemenag membuat daftar mubalig tidak baik untuk memberikan peringatan kepada masyarakat. Hal tersebut diperlukan agar warga tidak mengundang penceramah yang tidak baik, ia pun mencontohkan Habib Rizieq.

Baca juga: Rilis 200 Mubaligh jadi Kontroversi, Menag Akhirnya Minta Maaf

“Yang tidak baiklah yang harus dikeluarkan, misalkan Habib Rizieq, misalkan. Saya tidak sependapat intinya (soal 200 nama), harusnya adalah dikeluarkan warning, jangan undang jika yang tidak baik berceramah, berdakwah, seperti misal Habib Rizieq. Jangan mengorbankan ribuan penceramah yang bagus-bagus. Intinya kurang rapi, kurang jeli, dan kurang tepatlah. Kasih kriteria, jangan undang misal yang masih mengkritik Pancasila, saat dakwah ngomong kotor, misuh-misuh, caci maki, memfitnah, menghasut, provokasi, ujaran kebencian,” ucap Said Aqil di kantornya, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Minggu (20/5).