Jokowi Listyo Kapolri Istana Harap DPR Setuju

Jokowi Resmi Ajukan Komjen Listyo Jadi Calon Kapolri, Istana Harap DPR Segera Setujui

Diposting pada 70 views

Ngelmu.co – Setelah mengantar Surat Presiden (Surpres) Joko Widodo, terkait calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis, pada Rabu (13/1) pagi, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, berharap DPR RI dapat segera menindaklanjutinya.

“Kami sangat mengharapkan, pemerintah sangat berharap, proses ini bisa segera ditindaklanjuti oleh DPR,” tuturnya, mengutip Detik, Rabu (13/1).

“Secepat-cepatnya, sebagaimana tadi disampaikan oleh Ibu Ketua [Puan Maharani], 20 hari,” sambung Pratikno, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

“Dan kami berharap, bisa lebih cepat dari itu, sehingga kita segera memperoleh Kapolri yang definitif,” imbuhnya lagi.

Pratikno juga berharap, DPR menyetujui Komjen Listyo, sebagai Kapolri baru.

Tetapi sebelumnya, Listyo, juga harus menjalani fit and proper test di Komisi III DPR.

“Tentu saja hasil proses di DPR, kami sangat mengharapkan, menyetujui apa yang sudah diusulkan oleh Bapak Presiden,” kata Pratikno.

Ketua DPR RI, Puan Maharani, yang telah menerima surpres pun mengatakan, “Bapak Presiden menyampaikan, usulan pejabat Kapolri yang akan datang, dengan nama tunggal, yaitu Bapak drs Listyo Sigit Prabowo, yang saat ini menjabat sebagai Kabareskrim di Polri.”

Jokowi, memutuskan Kabareskrim Komjen Listyo [salah satu nama yang direkomendasikan Kompolnas], sebagai calon tunggal Kapolri.

Baca Juga: Kata Listyo soal Namanya Disebut Jadi Calon Kuat Kapolri Pilihan Jokowi

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), sebelumnya mengajukan lima nama calon Kapolri kepada Presiden.

Adapun empat nama selain Listyo, adalah:

  1. Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono;
  2. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar;
  3. Kalemdiklat Komjen Arief Sulistyanto; dan
  4. Kabaharkam Komjen Agus Andrianto.

Sebelum berada di pucuk Korps Bhayangkara, Listyo, telah menempati berbagai posisi.

Ketika Jokowi masih menjabat sebagai Walkot Solo, jenderal bintang tiga itu menduduki kursi Kapolres di kota tersebut.

Di Solo, Jawa Tengah, Listyo, pernah menangani kasus bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh.

Lalu, ia ‘pindah’ ke Jakarta, mengisi posisi Kasubdit II Dittipidum Bareskrim Polri.

Momennya juga bersamaan dengan terpilihnya Jokowi, sebagai Gubernur DKI Jakarta, tahun 2012 lalu.

Setahun berikutnya, Listyo, menjabat Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Tenggara.

Namun, tidak lama. Pada 2014, ia, kembali ditarik ke Ibu Kota, bersamaan dengan terpilihnya Jokowi, sebagai presiden.

Listyo, kembali dipercaya menjadi ajudan Jokowi yang sudah menduduki kursi orang nomor satu di Indonesia.

Dua tahun mendampingi Jokowi dalam beraktivitas, Lisyo, bebas dari penugasan sebagai ajudan [2016], dan diangkat menjadi Kapolda Banten.

Pada 2018, Polri menarik Listyo untuk menjadi Kadiv Propam, sebelum akhirnya per Desember 2019, Listyo, diangkat menjadi Kabareskrim.