Keji, Tentara Israel Seret Jenazah Warga Palestina dengan Buldoser

  • Bagikan
Tentara Israel Seret Jenazah Warga Palestina

Ngelmu.co – Keji. Hina angkara. Dengan buldosernya, tentara Israel seret jenazah warga Palestina, seperti yang terekam dalam sebuah video berdurasi 2 menit 13 detik. Aksi biadab itu telah menyebar luas di media sosial, seperti dilansir Al Jazeera, Ahad (23/2).

Tentara Israel Seret Jenazah Warga Palestina

Tentara Israel menembak mati seorang warga Palestina, di dekat perbatasan Gaza. Kemudian, jenazahnya diseret menggunakan buldoser.

Awalnya, warga Palestina lain, berusaha mengevakuasi jenazah pria yang tewas di Gaza, Mohamed Ali al-Naem (27).

Namun, tentara Israel justru membiadabi jenazah tersebut, dengan melajukan buldoser.

Para warga Palestina lainnya, gagal mengevakuasi jenazah, karena laju buldoser semakin kencang. Jenazah itu terlepas dari tangan mereka.

Dalam rekaman, terlihat jelas buldoser Israel melaju cepat ke arah jenazah yang tergeletak di tanah.

Tentara Israel yang mengemudikan buldoser, langsung menghantamkan pisau besar yang terpasang di bagian depan buldoser ke arah jenazah.

Tak cuma sekali, operator buldoser berusaha menghantam jenazah berkali-kali. Pisau besar itu terus di-arahkan ke jenazah yang terus gagal diangkat.

Warga Palestina yang berada di lokasi, terus berusaha menggagalkan kebiadaban tentara Israel, membawa jenazah itu.

Mereka melempari buldoser dengan batu dan benda keras lainnya, tetapi perlawanan itu justru membuat operator buldoser menancapkan mata pisau ke tubuh jenazah.

Tanpa belas kasih, dari kejauhan nampak jelas tentara Israel, membawa pergi jenazah itu dalam kondisi masih tergantung di pisau buldoser.

“Sebuah video yang dibagikan secara luas di media sosial, tampaknya memperlihatkan buldoser tentara Israel menyeret jenazah di Gaza,” tulis Al Jazeera, dalam keterangan video yang dibagikan.

Baca Juga: Subuh Berjemaah, Cara Baru Palestina Protes ke Israel dan AS

Sementara Juru Bicara Hamas, Fawzi Barhoum, mengatakan pria yang terbunuh itu tidak bersenjata.

“Menodai mayat seorang pemuda tak bersenjata di perbatasan Jalur Gaza, di depan kamera seluruh dunia adalah kejahatan keji yang menambah daftar kejahatan pendudukan terhadap rakyat Palestina,” tegasnya.

  • Bagikan