‘Kemesraan’ Bikin Indonesia Terkesan Makin Bergantung dengan Cina

  • Bagikan
Indonesia China Mesra Jokowi Xi Jinping Luhut
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Cina Xi Jinping, saat pertemuan bilateral di sela KTT G20, Osaka, Jepang, 29 Juni 2019. Foto: Biro Pers Kepresidenan RI

Menteri BUMN Erick Thohir, dalam keterangannya di Jakarta, pada Ahad (6/6) lalu, mengonfirmasi hal ini.

Ia mengatakan, kerja sama tersebut menempatkan narasi keberpihakan terhadap perekonomian rakyat.

“Tak hanya di Jawa, melainkan pula pembangunan strategis di wilayah timur Indonesia,” tutur Erick, mengutip Antara.

“Sebagai misi untuk mempertegas kedaulatan maritim dan perikanan,” imbuhnya.

“Indonesia, akan membangun pelabuhan perikanan di Ambon, sebagai bagian dari menyukseskan program lumbung ikan nasional,” sambungnya lagi.

Erick juga menyampaikan, proyek tersebut akan melibatkan perusahaan milik negara, sebagai motor pembangunan di sejumlah wilayah.

Kerja sama dengan kesetaraan ini, menurutnya, turut memerhatikan kepentingan strategis nasional.

“Kerja sama berlandaskan kesamaan dan kesetaraan kedua negara, sebagai mitra yang memiliki semangat senasib dan sepenanggungan,” kata Erick.

Pandemi Covid-19 yang berdampak ke seluruh dunia, lanjutnya, juga menjadikan kerja sama sebagai jawaban.

Guna mengatasi krisis, karena Indonesia dengan Cina, telah berkomitmen untuk berkontribusi–memberi perbaikan di segala sektor pasca pandemi.

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, menjelaskan, bahwa pertemuan dengan Cina tersebut, terangkum dalam kerja sama HDCM [High Level Dialogue on Cooperation Mechanism].

Di mana agenda pertemuan itu merupakan bentuk komitmen kedua negara, merespons tantangan global dengan mempererat kerja sama.

Dengan Cina, Indonesia sepakat membangun kerja sama yang saling menguntungkan.

Berkaitan pada BUMN, keuangan, investasi, kesehatan, dan kemaritiman.

Di sektor BUMN, Indonesia berperan sebagai hub regional untuk:

  • Produksi vaksin,
  • Pembangunan pabrik bahan baku obat dan penelitian, serta
  • Pengembangan untuk obat herbal.

Sehingga komitmen kerja sama tersebut akan menjadikan Indonesia, mandiri di bidang kesehatan sebagai ketahanan nasional. Begitu penjelasan pemerintah.

Vaksin Covid-19

Bukan hanya utang dan kerja sama, ‘kemesraan’ juga membuat Cina, mengekspor vaksin Covid-19 ke Indonesia.

Setidaknya, sampai 19 Juli 2021, Indonesia, telah mengimpor vaksin Covid-19, sebanyak 143,66 juta dosis.

Terbanyak adalah vaksin Sinovac dari Cina, dalam bentuk bahan baku (bulk).

  • Bagikan
ngelmu.co