Ketika Ahmed Musa Pecundangi Islandia, Negara Paling Atheis Sedunia

  • Bagikan

 

Ada kisah tersisa usai pertandingan Nigeria melawan Islandia dalam penyisihan grup D Piala Dunia Rusia 2018 tadi malam. Yakni cerita tentang Ahmed Musa, seorang pesepakbola muslim dan Islandia, negeri paling atheis di dunia.

Ahmed Musa lahir pada 25 Oktober 1992. Keluarganya beragama Islam. Musa dikenal sebagai pemain yang cepat dan tidak kenal menyerah,.

Bermodalkan bakatnya tersebut, Musa dipinang klub Liga Inggris Leicester City dari CSKA Moskow. Musa jadi pemain termahal Leicester dengan banderol senilai 19,5 juta euro masih pada musim panas 2016.

Tapi setelah itu, penampilan Musa melempem. Pada Januari 2018 Musa dipinjamkan ke CSKA Moskow dan mulai membaik keganasannya di atas lapangan. Musa pun akhirnya dipanggil ke timnas Nigeria untuk tampil di Piala Dunia 2018.

Baginya, ini jadi kesempatan perdana main di ajang sekelas Piala Dunia. Namun sebagai gantinya, ia tak bisa menikmati lebaran dengan keluarga besarnya.

Dalam penampilan pertamanya melawan Kroasia, Nigeria kalah dan Musa tak cemerlang. Tapi secara tak terduga, saat melawan Islandia yang mampu menahan imbang Argentina, Musa mencetak dua gol cantik ke gawang negara paling atheis sedunia.

Ya, Islandia adalah negeri yang mayoritas penduduknya tak percaya Tuhan. Sebuah hasil polling di Islandia menunjukkan, di negara itu 0% warga berusia di bawah 25 tahun percaya bahwa Tuhan menciptakan bumi. Ini artinya tak ada orang yang percaya bahwa Tuhan menciptakan bumi. Polling tersebut dilakukan oleh Icelandic Ethical Humanist Association.

Untuk mereka yang berusia di bawah 25 tahun, sebanyak 93,9% percaya bahwa bumi tercipta dari Big Bang. Sedangkan untuk golongan usia 25 hingga 44 tahun, 77,7% percaya bahwa bumi diciptakan dari Big Bang dan hanya 10,1% saja yang percaya bahwa Tuhan menciptakan bumi.

Pada kategori tertua, orang berusia lebih dari 55 tahun, hasilnya hanya 46,1% orang yang percaya soal teori Big Bang. Dan mereka yang percaya bahwa Tuhan menciptakan bumi  hanya 24,5% saja.

Ini menunjukkan bahwa kurang dari separuh orang Islandia merasa religius atau percaya pada Tuhan. Lebih dari setengah orang Islandia mengaku sebagai atheis. Badan polling yang sama juga mengatakan bahwa angka persentase pendukung pemisahan urusan gereja dengan negara terus meningkat.

Mayoritas penduduk Islandia (lebih dari 50%) percaya kepada adanya wujud luar gaib seperti Elves dan Trolls (orang kerdil). Terdapat banyak cerita dan legenda yang menghibur tentang makhluk ini dan orang Islandia sampai menunda pembangunan jika dipercaya nanti akan terjadi suatu peristiwa jika bangunan tersebut didirikan di tempat Elves tinggal. Batu besar yang jatuh di ladang dianggap sebagai troll beku dan kadang ada yang mengatakan bahwa bau busuk di Islandia bukanlah bau dari sulfur tetapi dari kotoran troll.

 

  • Bagikan
ngelmu.co