Kisah Tragis Kampanye 01: Dari Puting Beliung Hingga Terjatuh di Panggung

Diposting pada 3.346 views

Ngelmu.co – 17 April semakin dekat, hari di mana Pemilihan Umum (Pemilu) akan diselenggarakan. Tak ayal, segala gerak-gerik dari kedua pasangan Capres-Cawapres pun mendapat perhatian khusus dari masyarakat umum. Termasuk kegiatan kampanye yang terus mereka jalankan bersama para relawan. Maka, tak heran jika peristiwa yang terjadi di tengah-tengah acara, akhirnya menjadi sorotan.

Seperti apa yang dialami oleh kubu petahana. Dalam kesempatan kampanye yang dilakukan oleh tim Jokowi-Ma’ruf, beberapa di antaranya tidak berjalan sesuai rencana. Jika Pamekasan-Madura, Makassar, dan Solo diterjang puting beliung saat kubu 01 sedang melakukan kampanye, Iriana Joko Widodo, Inul Daratista, dan vokalis band Hijau Daun, Dide Irawan justru terjatuh di atas panggung.

[read more]

Semua berawal dari angin puting beliung yang menerjang Pamekasan, Madura, saat acara Istighosah Kubro untuk Keselamatan Bangsa dan Pembekalan Relawan Jaringan Kiai Santri Nusantara (JKSN), sedang berlangsung. Acara yang digelar untuk pemenangan Jokowi-Ma’ruf, di Gedung Islamic Center itu, awalnya berjalan meriah.

Hingga akhirnya hujan deras datang, saat politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Khofifah Indar Parawansa baru saja tiba di panggung utama. Ketika acara akan dimulai, angin puting beliung pun menerjang lokasi, sampai mengakibatkan 15 kaca Gedung Islamic Center pecah.

Sejumlah triplek serta kayu pada bangunan gedung pun berhamburan. Suasana menjadi semakin gaduh, setelah angin puting beliung kembali menghantam kaca Gedung Islamic Center Pamekasan, di lantai 3, Senin (4/2).

Tak berapa lama, Senin (19/3), puting beliung kembali menghampiri Pamekasan, Madura. Menerjang Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, saat Istighosah yang juga dihadiri oleh cawapres 01, Ma’ruf Amin dan ratusan orang lainnya sedang berlangsung. Mereka yang hadir pun terlihat berlari ke berbagai arah, sembari mengucapkan takbir.

Belum dua pekan berlalu, panggung kampanye akbar Capres nomor urut 01, Jokowi di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, Ahad (31/03) juga diterpa hujan serta angin puting beliung. Gerimis turun saat Jokowi tiba di arena kampanye, sekitar pukul 09.30 WITA, dan di tengah orasinya, hujan semakin deras mengguyur. Selesai acara, panggung lokasi menjadi semakin berantakan, karena angin belum juga pamitan.

Di hari yang sama, tenda yang digunakan untuk acara Lomba Lukis Cepat 30 Menit bersama Puan Maharani di Solo pun ambruk. Acara yang berada di tepi selatan Bendung Tirtonadi itu terpaksa batal digelar. Karena tenda-tenda roboh, dan menimpa sejumlah orang yang berada di bawahnya. Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.

Lepas dari hujan dan puting beliung, kampanye 01 kembali diwarnai kejadian kurang menyenangkan. Kali ini giliran istri dari Presiden Joko Widodo, serta dua pengisi acara kampanye, yakni Inul Daratista dan vokalis band Hijau Daun, Dide Irawan yang harus terjatuh di atas panggung.

Iriana Joko Widodo terjatuh di atas panggung, saat mendampingi sang suami menjalani kampanye akbar di Banjarmasin, kalimantan Selatan, Rabu (27/3). Ia terjungkal karena tangannya ditarik salah seorang yang hadir di kampanye akbar tersebut.

Sehari setelahnya, Kamis (28/3), giliran Dide, vokali band Hijau Daun yang terpeleset di atas panggung kampanye Jokowi-Ma’ruf, yang diadakan di Desa Brabasan, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji, Lampung. Anehnya, media dari salah satu kru panggung, Iswadi menyatakan jika panggung yang digunakan oleh Hijau Daun, sebelumnya sudah dibersihkan dan dipastikan tidak ada bekas air yang tertinggal. Namun, terjunnya Dide ke tengah penonton tak dapat dihindarkan.

Terakhir, pedangdut Inul juga harus terjengkang di panggung kampanye, karena kakinya tersandung saat melangkah mundur, di tengah aksi energiknya. Namun, Juri D’Academy itu mengaku tidak masalah dengan kejadian tersebut, dan justru mengunggah video detik-detik dirinya terjatuh ke akun Instagram pribadinya.

Jika hujan dan angin puting beliung tak bisa disalahkan. Bagaimana dengan peristiwa jatuhnya Iriana, Dide, dan Inul yang terjadi secara beruntun?

[/read]