KMA Nyatakan Tak Ada Lagi Ungkapan Bagimu Agamamu Bagiku Agamaku?

Ngelmu.co – KH Ma’ruf Amin menyatakan bahwa banyak makkiyun bukan ahli Mekkah melainkan ahli memaki. Sebab, menurut Ma’ruf Amin, banyaknya pemuka agama yang turut menyampaikan informasi dengan cara kasar atau memaki.

Hal itu diucapkan oleh Ma’ruf Amin dalam sambutannya mudzakarah ulama se Indonesia di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Minggu (4/11/2018), dikutip dari Sindonews

“Sekarang banyak makkiyun-makkiyun, bukan ahli Mekah tapi ahli maki-maki. masjid aja dipakai maki-maki, hoaks jadi. Baiknya tidak perlu dengan cara-cara begitu, dengan cara-cara baik,” jelas Ma’ruf.

Baca juga: Esemka yang Dijanjikan Ma’ruf Amin di Bulan Oktober belum juga Muncul

Ma’ruf menyatakan bahwa dalam penyampaian informasi, seharusnya dengan tidak memaki atau menjurus berkata kasar. Jika memang mendukung salah satu pasangan calon, kata Ma’ruf, sampaikanlah program kerjanya secara baik dan benar.

“Sebaiknya tak ada saling menjelekkan mengolok-olok tapi masing-masing sampaikan program yang akan diberikan dan dengan cara santun tidak keras keras tidak galak seperti cara Rasullullah. Tidak maksa-maksa, wala intimidasiah wala ancamiah wala teroriah, wala hoakiyah wala makkiyan,” tambah Ma’ruf.

Calon Wakil Presiden dengan nomor urut 01 tersebut mengatakan agar para kiai, ulama serta pemuka ulama di Indonesia bisa mengajak dan menjaga keutuhan bangsa.

“Jadi tidak ada lagi ungkapan bagimu agamamu bagiku agamaku. Berbeda mazhab saja, mazhab ente mazhab saya. Berbeda partai, berbeda capres. Bagi anda capres anda bagi kami capres kami,” ujar Ma’ruf.