Untuk Para Pengkritik: Jangan Anggap Rendah Tiang Bendera dari Bambu

Ngelmu.co – Pemasangan bendera-bendera peserta Asian Games di kawasan Kali Besar, Kota Tua, Jakarta Barat dan di depan Emporium Pluit Mall, Jalan Pluit Selatan Raya, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara menuai kritikan. Pasalnya, pemasangan bendera ini dibuat seadanya dengan menggunakan bambu.

Namun rupanya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memilki jawaban tersendiri yang bikin menohok para pengkritiknya. Melalui memo yang ditujukan kepada Wali Kota Jakarta Utara, Anies meminta Wali Kota memasang kembali bendera dengan tiang bambu tersebut.

“Saya baru membaca bahwa tiang bambu bendera peserta Asian Games di Penjaringan diturunkan oleh PPSU sebagai reaksi atas serangan di media dan di media sosial,”kata Anies dalam memonya.

Dia mengatakan bahwa pemasangan bendera itu adalah inisiatif warga. “Jangan halangi, jangan rendahkan dan mari kita izinkan rakyat merayakan Asian Games dengan kemampuannya, dengan ketulusannya,”ujarnya lagi.

Dia mengatakan bahwa bambunya memang bekas tapi ketulusannya original. Bambunya agak melengkung, tapi niat mereka lurus. Bambunya pendek, tapi semangat mereka tinggi sekali.

“Dan sampaikan pada semua. Jangan sekali-kali anggap rendah tiang bendera dari bambu. Itulah tiang yang ada di rumah-rumah rakyat kebanyakan. Penjualnya rakyat kecil. Pengrajinnya pengusaha kecil. Penanamnya ada di desa-desa. Biarkan hasil panen rakyat kecil, hasil dagangan rakyat kecil ikut mewarnai Ibukota. Jangan hanya gunakan tiang besar buatan pabrik yang ukuran kekayaannya sudah raksasa,”jelasnya.

Anies berharap tiang bambu dan bendera sederhana inisiatif warga ini malah akan jadi inspirasi bagi warga kampung lainnya untuk mempercantik lingkungannya, menyambut tamu-tamu yang datang ke Jakarta yang ikut mereka rasakan sebagai rumah besar milik mereka. “Lewat memo ini saya instruksikan untuk dipasang kembali. Harap  pastikan keamanan dan kerapiannya. Terima kasih,”tandasnya.

Tak lama berselang setelah memo tersebut dikirimkan, Anies kembali menuliskan di laman facebooknya bahwa bendera sudah dipasang dengan bambu. “Pak Gub, bendera sudah dipasang lagi oleh anak-anak di Penjaringan,” itu pesan dari Walikota Jakarta Utara yang masuk ke wa pukul 5.35 tadi pagi, Rabu (18/7/2018).

Semalam secara lisan dan memo pada Walikota, bendera yg dicopot oleh petugas dari Pemprov, diinstruksikan untuk dipasang kembali.”Jangan biarkan semangat dan kerja nyata warga menyambut Asian Games direndahkan dan dikalahkan oleh ejekan lewat kerja jempol di Media Sosial,”kata Anies lagi.

Instruksi tersebut, kata Anies, langsung dilaksanakan tadi malam. Walikota Jakarta Utara mengirimkan foto-foto pemasangan kembali dan inilah isi instruksi semalam, sebagai bahan bacaan.

“Semoga bisa jadi bahan refleksi dan pedoman dalam memandang kegiatan dan dalam keberpihakan, mari kita semua sambut, ramaikan dan semarakkan Asian Games. Kita ajak kampung-kampung lain dan bagi warga mari berpartisipasi. Pastikan koordinasi dng Lurah agar bisa dibantu,”pungkas Anies.