Mahfud Md: Selalu Ada Kritik Bansos Itu Dikorupsi, Iyalah, Itu Musibah

  • Bagikan
Mahfud Md Korupsi Bansos Musibah
Menko Polhukam Mahfud Md saat konferensi pers terkait revisi UU ITE, Selasa (8/6). Foto: Humas Kemenko Polhukam

Ngelmu.co – Menko Polhukam Mahfud Md, tak menampik bahwa banyak kritik yang pemerintah terima, akibat kasus korupsi bantuan sosial (bansos).

“Selalu ada kritik bantuan sosial itu dikorupsi,” tuturnya, dalam silaturahmi virtual [dengan alim ulama, pengasuh pondok pesantren, pimpinan ormas lintas agama, dan forum koordinasi pimpinan daerah se-Jawa Tengah], Sabtu (31/7) lalu.

“Iyalah, itu musibah. Itu musibah, dan itu sudah diselesaikan secara hukum,” sambung Mahfud, mengutip kanal YouTube Kompas TV, Ahad (1/8).

Pernyataan tersebut pun langsung menggaduhkan media sosial–khususnya Twitter–hingga Senin (2/8) siang.

Pemilik akun @dennyarsyad, memilih untuk menanggapi pernyataan Mahfud, dengan sindiran.

“Korupsi itu bukan merupakan perbuatan jahat manusia, tapi sebuah musibah yang sudah ditakdirkan oleh Tuhan.”

Sementara bagi @bahauddin_tmhd, “Yang musibah bukan korupsinya, tapi ketangkepnya. Kalo gak ketangkep, namanya rezeki.”

Pengguna Twitter @aystnnn__, pun memohon maaf kepada Mahfud.

“Selama saya belajar di sekolah 12 tahun, kuliah jalan 5 semester, gak pernah tuh guru/dosen saya ngajarin kalo korupsi termasuk dalam musibah,” tuturnya.

Pemilik akun @robbycm_, pun meminta kepada Mahfud. “Belajar dululah arti musibah yang benar itu apa dan gimana.”

Musibah di Mata Netizen

Lebih lanjut, warganet lainnya, menyampaikan apa makna musibah di mata mereka masing-masing.

“Punya pejabat kayak bapak juga hitungannya musibah juga itu,” kata @365_michi.

Tak berbeda dengan penuturan @dhilaaas, “Musibah juga kita punya pemerintahan yang begini. Sedih!”

“Kehadiran ente pun musibah,” cuit @FKRSM_, menanggapi.

Bagi @_crystaIsnow_, pun, “Musibah tuh punya pemimpin yang ngakunya pada mikirin rakyat terus, tapi bukannya kerja, malah korupsi mulu.”

“Musibah bagi Indonesia punya pemimpin gini,” sahut @aleepaja.

Persis apa kata @rocklafeller, “Musibah itu punya pemerintah kayak Anda.”

“Mahfud itu juga musibah bagi Indonesia,” cuit @Ikbrr_.

“Ya, benar juga sih,” sahut @ADhaifullah_. “Punya menteri gobl*k dan serakah kayak begitu, ya, itungannya termasuk musibah memang.”

‘Bukan Musibah’

Di sisi lain, akun @AkbarDwiR, menekankan, “Ayoolah, bukan musibah, Mbah, tapi kebiasaan yang tidak punya adab!”

Sedangkan @zhikrima, lebih meminta hal lain kepada Mahfud. “Ini orang bisa diam gak sih.”

Di sisi lain, pemilik akun @christiyanokta, nampak heran. “Kenapa, ya, tanggapan-tanggapan yang diberikan pemerintah itu malah tambah memperkeruh suasana banget.”

“Para pejabat lagi pada kenapa, deh?” ujar @KingOfHatii. “Statement yang dikeluarkan kenapa aneh-aneh dan bikin geleng-geleng kepala sih.”

Akun @spicypistachio_, pun mencoba menyampaikan makna musibah yang ia tahu.

“Setahuku, musibah itu segala sesuatu yang datang kapan saja, dan secara tiba-tiba,” tulisnya.

“Lha, kalau korup ‘kan pasti sudah ada sandiwara sama kongkalikongnya dulu, nggih, Pak? Pripun? Bohong dosa, lho, Pak,” sambungnya.

  • Bagikan
ngelmu.co