Melawan Fitnah, Sederet Tokoh dan Selebriti Rapatkan Barisan dengan #SaveUAS

Diposting pada 3.378 views

Ngelmu.co – Tak bisa disembunyikan, fitnah demi fitnah terus bermunculan, menyerang Ustaz Abdul Somad (UAS), usai dirinya bertemu dengan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto. Entah mengapa, pertemuan itu seolah dianggap sebagai senjata pamungkas, hingga membuat orang tak bertanggung jawab berani memfitnah UAS. Padahal, ia hanya menyampaikan pesan dan doa kepada Prabowo.

UAS bukan satu-satunya ulama yang menyatakan dukungannya kepada salah satu calon presiden. Masih ada Yusuf Mansur, Tuan Guru Bajang, Ustaz Adi Hidayat, hingga Aa Gym yang juga menyuarakan pilihannya. Tetapi mengapa fitnah jauh lebih semangat menyerang ulama yang ada di barisan Prabowo-Sandi?

Fitnah keji tersebut pun membuat banyak pihak marah, sedih, hingga kecewa. Terlebih untuk mereka yang mengenal sosok UAS dengan baik. Tentu, mereka sadar benar jika fitnah tersebut jauh dari kepribadian UAS yang selama ini mereka ketahui.

Hal itulah yang membuat sederet tokoh agama hingga selebriti, berdiri merapatkan barisan untuk membela UAS. #SaveUAS meramaikan berbagai media sosial, mulai dari Twitter hingga Instagram.

Hidayat Nur Wahid, Ustaz Felix Siauw, Natta Reza, Teuku Wisnu, Mario Irwinsyah, Arie K. Untung, Adrian Maulana, Ricky Harus, Dude Harlino, hingga Dimas Seto pun menyuarakan pembelaannya untuk UAS. Dengan tegas, berikut suara hati yang mereka ungkapkan untuk membela guru tercinta:

hnurwahid: Yakin Allah jaga dan menangkan hamba yang dikasihi-Nya,UAS, dari segala fitnah dan makar. Dan bahkan makar jahat itu, akan Allah balikkan mengenai pelaku, penjahatnya. Amin yaa Rabb.

felixsiauw: Maling Teriak Maling. Marah-marah, katanya difitnah, jadi korban hoax, lalu mau melawan. Kampanyenya memerangi hoax. Herannya, para pendukungnya paling aktif menebar hoax. Katanya, jangan ungkapkan kebencian. Tapi kata-kata bunuh, ganyang, persekusi pengajian, menganiaya petugas, menyerang ormas, juga dari pendukungnya. Ujarnya jangan politisasi agama, jangan jadikan masjid sarana politik praktis. Tapi justru ngamplop di depan kamera, tebar fitnah ke istilah syariah-khilafah.

Tuduhannya, orang lain yang otoriter, yang mengekang kebebasan. Tapi akun-akun yang berseberangan di takedown, nasihat dibilang makar. Bilangnya, ulama enggak ngaruh, @ustadzabdulsomad gak penting. Sekali UAS berikan arahan, fitnah langsung ditebar, nyata dipersiapkan, sangat menjijikkan.

16 tahun lebih saya berdakwah. Baru kali ini ulama diperlakukan seperti ini, baru kali ini saya merasakan kedzaliman begitu nyata, ini harus diakhiri. Kekuasaan hanyalah alat, karenanya kedzaliman saat ini meraja, sebab alatnya ada di tangannya.

Hanya di masa ini ummat saling curiga, ulama dibelah-pecah. Fix, semua ini harus disudahi. Rezim ini sudah cukup banyak memberikan mudharat bagi ummat. Tak ada solusi, selain penerapan syariah Islam.

natta_reza: Fitnah yang muncul setelah beliau guru kita @ustadzabdulsomad mengambil keputusan terhadap pilihan politiknya. Ini sungguh sangat tidak elok. Siapapun yang melakukannya semoga Allah mengampuni dosa mereka, dan segera meminta maaf kepada guru kita.

Hal seperti ini bukan untuk pertama kali. Masih segar dalam ingatan kita hal yang sama pernah terjadi terhadap Imam besar kita Habib Rizieq. Saya sungguh tidak percaya dengan fitnah receh ini, Bagaimana dengan kalian?

Apa kalian percaya? #KAMITIDAKPERCAYA. Mari teman-teman kita sama-sama mendoakan untuk kebaikan guru kita @ustadzabdulsomad, insyaAllah semakin difitnah, maka beliau akan semakin mulia Aamiin.

teukuwisnu: Marah, sedih, dan kecewa tentunya bagi saya dan kita semua yang mengenal beliau. Akhlak beliau yang sangat santun, sangat berbeda dari fitnah yang disandingkan. Jangankan RUMAH MEWAH, ditawarkan jadi CALON WAKIL PRESIDEN saja menolak, bukan?

Tapi in syaa Allah, semakin difitnah, guru kami juga semakin dimuliakan. Yuk, teman-teman sekarang waktunya, Kita mendoakan beliau, semoga senantiasa selalu dalam penjagaan Allah. Kita tetap bersatu, jangan terpancing emosi, berlapang hati dan tetap jaga NKRI.

Dan untukmu wahai tukang fitnah, ada satu hadiah hadist untukmu di bawah ini. Rasulullah Shollallahu ‘Alaihi wasallam bersabda, yang maknanya “Tidak masuk surga orang yang suka menyebarkan fitnah,” (HR. Bukhari dan Muslim). Semoga Allah menyadarkanmu.

marioirwinsyah: Lucu aja sih.. Ditawarkan jadi wapres aja ga mau, Karena berat tanggung jawab di akhiratnya. YA MASA PERKARA RUMAH MAU. Kita yang kenal aja ga pernah liat masalah rumah tangganya. YA MASA AKUN YANG GA DIKENAL BISA LEBIH TAU. Mungkin mereka belum paham.. Semakin Islam ditekan, semakin naik pula derajatnya.

ariekuntung: Alhamdulillah ala kuli hal, yang dipertanyakan banyak orang kenapa baru kai ini para ulama berada dalam satu barisan? Hmm kasih tau ga ya? Banyak siiih.. Ternyata, Ga perlu capek-capek ngejelasin, Langsung kejadian lagi. Sehari setelah UAS declare, Keesokannya langsung keluar fitnahnya.

Pola yang persis sama yang pernah dilakukan kepada salah satu ulama besar kita. Alhamdulillah lagi, ini bukan yang pertama, beliau pernah dibilang anti NKRI, topi tauhid pro-terorislah, dan lain-lain, yang ngaji sm beliau pasti tau ini fitnah. Tapi Kebenaran akhirnya yang berbicara.

Intinya? Apakah hoax-hoax ini.. Atau..? Ah sudahlah. Yuk dibuka faktanya sambil senyum. Islam adalah agama “pegas” dengan penuh fitnah menghujam kepadanya. Jika ada fitnah, maka derajatnya akan semakin naik. Contohnya banyak, (panjang nih list-nya).

Cukup dengan sabar aja ga usah dibales, fitnah-fitnah tersebut justru yang bikin sekarang pertumbuhannya tertinggi di dunia, salah satu case-nya, Islam bangkit di negara ini pun karena Quran-nya yang difitnah. Bener nih masih mau mainan fitnah? Blunder ini Justru malah merugikanmu lho broh (untuk yang buat).

Kita doain pihakmu bertobat, terus dapat kerjaan yang halal. Hoax yang sekarang keluar? Memfitnah dapat gratifikasi rumah. Ditawari jadi wapres aja ditolak kok. Biar aja berita itu dipercaya mereka sendiri yang memproduksi.

Karena Alhamdulillah masyarakat kita sekarang sudah pintar, dan polanya sudah sangat jelas dengan timming keluar beritanya aja, malah Bisa membuat kita menilai sendiri. See?

Sisi baiknya. Alhamdulillah, malah membuat lebih banyak yang sadar di mana letak kebenaran berpihak dan mulai bergabung di barisan yang sama, pola seperti ini sudah sangat klasik yang dijalankan kepada ulama-ulama kita, qadarullah pernah pas lagi ada hoax (yang lalu) aku tanya ustadz perasaannya kesel ga? Jawabanya.. “Maap akhi bentar lagi ana bakal lebih beken dari antum,” Sambil ketawa.

Tawadhu dan santai menghadapi cobaan karena yakin Allah backingan-nya, Jadi, Jangan kaget ya kalo bisa aja yang berikutnya akan keluar berita mengenai ustadz-ustadz yang lain. Kalau kami? Mau fitnahnya kayak gimana kek, Tetep.. #manutulama. Kalau Kalian gimana?

adrianmaulana: Fitnah adalah usaha menyiarkan sesuatu berita tanpa dasar kebenaran, dengan tujuan untuk mencemarkan nama baik seseorang, menanamkan kebencian, menumbuhkan permusuhan serta memupuk kedengkian.

Tujuannya supaya mudah mencapai segala cita-cita para pelaku fitnah. Perbuatan seperti itu adalah tercela dan dilarang Allah SWT. Orang yang membuat fitnah itu akan ditimpa azab.

Allah berfirman: “Sesungguhnya orang-orang yang mendatangkan fitnah kepada orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan, kemudian mereka tidak bertaubat, maka bagi mereka azab jahannam dan bagi mereka azab (neraka) yang sangat pedih.” (QS. al-Buruj: 10).

Semoga Anda pelaku fitnah kepada guru kami @ustadzabdulsomad, segera bertobat dan Allah berikan hidayah. Hati-hati terhadap doa orang yang terdzalimi!

rickyharun: Bukan soal keberpihakan, bukan soal berbeda jari, bukan soal berbeda pilihan. Tapi ini soal bagaimana kita MENGHORMATI satu sama lain !!! (apa yang kalian lakukan akan dipertanggung-jawabkan kelak).

dude2harlino: Alhamdulillah Allah Ta’ala izinkan untuk mengenal dan bertemu beliau @ustadzabdulsomad secara langsung. Guru yang selalu memberikan nasihat dan ilmu yang sangat bermanfaat kepada banyak orang, pribadi yang sederhana dan tidak pernah lelah memberi semangat dan motivasi dalam ibadah. Semoga Allah Ta’ala jauhkan beliau dari segala fitnah dan berita-berita yang tidak bertanggungjawab. Aamin ya Rabb.

dimasseto_1: Bismillah, sudah 2 tahun lebih saya dan teman-teman mengenal UAS, cukup sering kami bertemu dan mendampingi beliau ketika memberikan ceramah. Beliau tidak memandang orang kaya atau tidak, beliau selalu bersedia hadir di tempat-tempat pelosok yang kadang kami cukup heran.

Ya Allah jagalah guru-guru kami dari fitnah orang-orang yang tidak bertanggung jawab, mungkin mereka belum mengenal UAS. Berikanlah hidayah, kami semua sangat mencintai guru kami karena Allah.

Sementara UAS hanya menyampaikan satu kalimat, menanggapi fitnah yang menyerang dirinya, “Apa yang terjadi pada saya, kuserahkan semua pada Engkau ya Allah, yang penting sudah ku sampaikan”.

Pertanyaannya, berapa banyak pahala yang sudah mereka tabung, sehingga merasa kuat memfitnah ulama? Berapa banyak kebaikan yang sudah mereka kerjakan, sehingga merasa pantas menyudutkan ulama dengan kebohongan keji? Berapa dekat langkah mereka dengan surga, sehingga tak merasa takut tersungkur ke dalam neraka? Nauzubillah min zalik.