Nilai Tes COVID-19 di RI Tak Akurat, Taiwan Tutup Pintu TKI

  • Bagikan
Chen Shih-chung Covid Corona Indonesia

Ngelmu.co – Sejak sembilan bulan lalu, virus Corona yang berasal dari Negeri Tirai Bambu, turut menyebar di Indonesia. Pemerintah RI pun terus mengupayakan berbagai cara agar pandemi COVID-19 segera berakhir di Tanah Air.

Namun, usaha tersebut tak mengubah cara pandang negara lain, salah satunya Taiwan.

Pemerintah Taiwan, menilai Indonesia, tak kunjung meningkatkan kemampuan tes COVID-19.

Penilaian itu berimbas pada keputusan Pusat Komando Epidemi Pusat (CECC) Taiwan, menangguhkan kedatangan TKI ke negaranya, tanpa batas waktu.

Demikian mengutip Focus Taiwan, Rabu (16/12) waktu setempat.

Sebelumnya, pada Jumat (4/12), lalu, saat kasus konfirmasi COVID-19 terus meningkat di Indonesia, Taiwan sempat menutup pintu bagi TKI untuk sementara waktu.

Saat itu, CECC, mengatakan bahwa keputusan perpanjangan atau pencabutan penangguhan, tergantung dengan situasi di Indonesia.

Baca Juga: Sepekan Pasca Pilkada, Klaster COVID-19 Mulai Bermunculan

Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Taiwan sekaligus Kepala CECC, Chen Shih-chung, juga menyampaikan penilaiannya.

Penyebaran virus di Indonesia, menurutnya, tidak kunjung mereda.

Apalagi pada pekan lalu, jumlah rata-rata penambahan kasus positif harian mencapai angka 6.000.

Masih ada juga hal lain yang menjadi perhatian pemerintah Taiwan.

Dalam sebuah konferensi pers, Chen, menilai kredibilitas hasil tes COVID-19 di Indonesia, semakin memburuk.

Sebagai informasi, pada Oktober lalu, 11 WNI terkonfirmasi positif COVID-19 di Taiwan.

Di mana dua di antaranya mendapat hasil swab negatif dari Indonesia, tiga hari pasca penerbangan mereka.

Kasus serupa juga terjadi di bulan November, ketika 42 dari 81 WNI [50 persen lebih], terkonfirmasi positif COVID-19.

Sementara pada periode 1-15 Desember, 32 dari 40 kasus terkonfirmasi positif berasal dari Indonesia.

Lagi-lagi, mendapat hasil swab negatif yang dikeluarkan dari Indonesia, tiga hari setelah perjalanan.

“Hasil tes mereka (Indonesia) semakin tidak akurat,” kata Chen.

Lebih lanjut, ia, mengaku pihaknya sudah berkomunikasi dengan otoritas di Indonesia.

Namun, sampai saat ini belum juga melihat adanya perkembangan.

“Mereka pikir, mereka melakukan kerja yang baik, tapi tidak bagi kami,” tegas Chen.

Itulah mengapa, Taiwan, akhirnya memutuskan untuk memperpanjang penangguhan bagi TKI.

Tidak ada tanggal yang pasti, keputusan hanya akan berubah jika Indonesia, menunjukkan peningkatan tes COVID-19.

Di akhir, CECC, mengaku akan terus mengawasi perkembangan situasi COVID-19 di Indonesia.

Tujuannya untuk memutuskan kapan, mereka akan mencabut penangguhan bagi TKI.

  • Bagikan