Paman Harun: Saya Disuruh Tanda Tangan Untuk Tidak Menuntut

Diposting pada 5.824 views

Ngelmu.co – Nurman, paman dari salah satu korban yang jatuh pada kerusuhan 22 Mei, Muhammad Harun Rasyid (15) mengaku disuruh tanda tangan. Nurman mengatakan bahwa ia diintervensi saat mau mengambil jenazah keponakannya.

Nurman diminta tanda tangan agar tak menuntut. Jika ia tak mau memberikan tanda tangan, maka jenazah Harun tak bisa diambil.

“Saya suruh tanda tangan untuk tidak menuntut. Ada intervensi ke saya. Kalau gak mau tanda tangan jenazah gak bisa keluar,” papar Nurman, dikutip dari RMol Sumsel.

Diketahui salah satu korban yang meninggal pada saat kerusuhan 22 Mei 2019. Harun meninggal dunia dengan luka tembak persis di dada sebelah kiri.

Nurman menceritakan bahwa Harun pergi saat malam 22 Mei ketika kerusuhan pecah di sekitar Jalan Brigjen Katamso, Slipi, Jakarta Barat. Harun, cerita Nurman, pergi bersama dua orang temannya berangkat dari kediaman di Duri Kepa. Nurman mengatakan bahwa Harun pergi saat itu kemungkinan dikarenakan rasa penasaran ingin melihat ada keramaian.

“Dia penasaran mungkin. Temannya bilang, kita lihat yuk,” beber Nurman, Jumat malam (24/5).

Akan tetapi meninggalnya Harun baru diketahui oleh pihak keluarga pada Kamis 23 Mei 2019 malam hari. Kabar meninggalnya Harun, kata Nurman, karena ada relawan yang mengabarkan dan memfoto Harun.

Selanjutnya, pada Jumat pagi (24/5), pihak keluarga baru mengambil jenazah Harun di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur. Meski diketahui sebelumnya saat Harun meninggal, saat itu Harun dibawa ke Rumah Sakit Dharmais. Dari RS Dharmais, tutur Nurman, jenazah Harun langsung diambil oleh pihak Kepolisian dan dibawa ke RS Polri.

Nurman juga memastikan bahwa dalam video yang memperlihatkan seseorang tengah digebuki oleh beberapa orang petugas berpakaian Brimob di sebuah kompleks masjid adalah bukan Harun. Nurman menyebut bahwa saat di RS Polri, ia melihat Harun mendapatkan luka tembak persis di bagian dada sebelah kiri.

“Saat di RS Polri saya lihat luka tembak. Luka tembak persis di bagian dada sebelah kiri,” kata Nurman.