Berita  

Pemerintah Kembali Perpanjang PPKM, Apa Kata Masyarakat?

PPKM Diperpanjang

Sebab, pemerintah tetap saja mempertahankan PPKM Level 4, tanpa membuat kebijakan baru yang lebih efektif untuk mengatasi pandemi.

Jamiluddin juga menilai, pemerintah seolah tidak mendengar jeritan rakyat terdampak pandemi yang jumlahnya semakin banyak.

“Para pekerja, makin banyak yang kena PHK dan dirumahkan. Mereka ini sudah sangat sulit untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari,” tuturnya.

“Penghasilan yang tidak jelas, membuat mereka sudah sampai tahap frustrasi,” sambung Jamiluddin.

Itu mengapa ia khawatir, peluang terjadinya krisis sosial, semakin terbuka.

Mengingat sebagian masyarakat sudah sulit memenuhi kebutuhan hidupnya.

Jamiluddin pun meminta, agar pemerintah mengevaluasi bantuan sosial (bansos) yang selama ini mengalir.

Pasalnya, jika hal ini tidak dilakukan, sama saja pemerintah terus menambah penderitaan masyarakat.

“Kalau kompensasi itu belum diberikan secara wajar kepada semua masyarakat yang terdampak Covid-19, maka tak selayaknya pemerintah terus memperpanjang PPKM Level 4,” tegas Jamiluddin.

Di akhir pembicaraan, ia juga menegaskan, jangan sampai masyarakat berpikir.

“Lebih baik mati karena Covid-19, daripada mati karena kelaparan.”

“Kalau itu yang ada di benak masyarakat, dikhawatirkan, masyarakat akan makin nekat dan tidak peduli dengan semua aturan pemerintah terkait PPKM Level 4,” pungkas Jamiluddin.

KD Usul PPKM Diperpanjang

Publik figur yang juga anggota Komisi IX DPR RI F-PDIP, Krisdayanti (KD), merupakan salah satu orang yang mengusulkan agar PPKM diperpanjang.

Sebab, menurutnya, data yang ada saat ini ada, jauh berbeda dengan yang terdapat di lapangan.

“Saya berarti bicara dari perspective kesehatan, dan kondisi suspek Covid-19,” tutur KD, Senin (9/8).

“Kalau ada yang bilang, ‘Tidak percaya Covid, media melebih-lebihkan, pemberitaan hiperbola’, saya malah lebih meyakini, bahwa yang diberitakan itu jumlahnya tidak seberapa, dibandingkan kondisi yang sesungguhnya di lapangan,” imbuhnya.

KD juga menilai, masih banyak masyarakat yang abai dengan Covid-19.

Menurutnya, bahkan tidak sedikit masyarakat yang bergejala, tetapi tidak mau periksa.

“Saya melihat sendiri, banyak sekali masyarakat yang sudah jelas-jelas bergejala Covid ringan ataupun berat, memilih tidak ke rumah sakit,” kata KD.

“Memilih tidak lapor, karena mereka takut dipaksa rawat, takut dikucilkan masyarakat, takut dijemput ambulans, dan lain-lain,” sambungnya.

Itu mengapa, KD, mengusulkan perpanjangan PPKM, karena kebijakan ini, setidaknya membuat masyarakat disiplin, atau mengikuti aturan ada.

“Jadi, dari jumlah kurva yang terdata sekarang, saya rasa, PPKM masih harus dilanjutkan,” jelas KD.

“Karena tidak dapat dipungkiri, kebijakan PPKM ini menekan jumlah penyebaran,” lanjutnya.

“Bukan menghilangkan Covid secara instan, tapi ketatnya PPKM ini, untuk memaksa masyarakat berdisiplin dan membangun keharusan disiplin prokes itu sendiri, menjadi sebuah kebiasaan yang baik,” pungkasnya.

Halaman selanjutnya >>>

Usul KD tersebut, juga tak lepas dari respons publik. Salah satunya