Pengakuan Teranyar dari Ratusan Anggota Gereja Katolik di Jerman

  • Bagikan

Ngelmu.co – Secara terbuka, ratusan jemaat dan pekerja gereja Katolik di Jerman, mengaku bahwa mereka adalah bagian dari kelompok LGBTIQ+.

Bukan hanya itu, mereka juga berharap agar pihak gereja menyudahi diskriminasi secara institusi, atas orientasi seksual mereka.

Ratusan anggota gereja itu juga melakukan kampanye melalui media sosial dengan tagar #OutInChurch.

Dalam kampanye tersebut, mereka menyampaikan berbagai tuntutan terhadap Gereja Katolik Jerman.

Di antaranya adalah mereka ingin boleh bekerja dan beraktivitas untuk gereja, tanpa diskriminasi, setelah mengakui orientasi seksual mereka.

Mereka juga meminta agar pihak gereja dapat memberi pemberkatan terhadap kelompok LGBTIQ+.

Lebih lanjut, 125 orang pun meminta agar gereja merevisi berbagai pernyataan terhadap kaum gay, yang menurut mereka ketinggalan zaman.

Selain itu, banyak anggota gereja yang mengaku mendapat perlakuan diskriminatif atas orientasi seksual mereka.

Di sisi lain, meski gereja di Jerman tengah bergejolak, pusat agama Katolik di Vatikan, tampaknya tidak ingin mengabulkan permintaan-permintaan tadi.

Sebagai informasi, sejak 2021, beberapa pastor Katolik di Jerman, memang tidak mengindahkan peraturan dari Vatikan; dengan memberikan pemberkatan nikah untuk pasangan sesama jenis.

Menyikapi hal itu, Vatikan bersikeras menyatakan bahwa pastor Katolik, tidak dapat memberi pemberkatan pada pasangan sesama jenis.

Ini sama artinya dengan semua pernikahan sesama jenis yang telah diberkati, dianggap tidak sah oleh Vatikan.

Baca Juga:

  • Bagikan