Pengertian Analisis adalah
Sumber: gspia.pitt.edu

Pengertian Analisis: Menurut Para Ahli, Tujuan, Hingga Contohnya

Diposting pada 143 views

Ngelmu.co – Sebenarnya apa yang dimaksud dengan analisis? Pengertian analisis adalah serangkaian kegiatan yang terdiri dari penguraian, membedakan, hingga memilah sesuatu untuk kemudian kembali di-kelompokkan menurut kriteria tertentu, dicari kaitannya, lalu di-tafsirkan maknanya.

Sumber: easieraccounting.com

Pengertian Analisis

Analisis juga bisa diartikan sebagai upaya mengamati sesuatu secara detail—menguraikan berbagai komponen pembentuk—atau menyusun komponen untuk dikaji lebih lanjut.

Memecah atau mengurai suatu materi—informasi—menjadi komponen lebih kecil yang lebih mudah dimengerti dan dijelaskan, juga dapat disebut sebagai analisis.

Kata analisis, banyak digunakan di berbagai bidang, seperti pengetahuan sosial, manajemen, ekonomi bisnis, akuntansi, ilmu bahasa, pengetahuan alam, dan lainnya.

Sementara proses analisis adalah dilakukan untuk mengidentifikasi ‘pain points’ yang terdapat pada setiap proses.

Berdasarkan model proses yang ada, business analyst—tim analis bisnis—IT, perwakilan bisnis yang terlibat, hingga konsultan eksternal, akan menganalisis proses dengan rinci.

Tujuan proses serta setiap kekurangan pada proses yang ada akan di-data, di-identifikasi.

Pengertian Analisis Menurut Para Ahli

Lantas, bagaimana pengertian analisis menurut para ahli? Berikut 12 di antaranya:

Dwi Prastowo Darminto

Menurut Dwi Prastowo Darminto, pengertian analisis adalah penguraian suatu pokok atas berbagai bagiannya dan penelaahan bagian itu sendiri, serta hubungan antar bagian untuk memperoleh pengertian yang tepat dan pemahaman arti keseluruhan.

Jeffrey K Liker

Pengertian analisis adalah kegiatan dalam mengumpulkan bukti, menemukan sumber—akar—dari suatu masalah.

Hanif Al Fatta

Pengertian analisis adalah tahap awal dalam pengembangan sistem yang fundamental, atau sangat menentukan kualitas sistem informasi yang dikembangkan.

Husein Umar

Suatu proses kerja dari serangkaian tahapan kerja—sebelum melakukan riset—yang di-dokumentasi dengan pembuatan laporan.

Komaruddin

Pengertian analisis adalah aktivitas berpikir untuk menguraikan keseluruhan menjadi komponen-komponen kecil.

Sehingga bisa mengenal berbagai tanda komponen, hubungan antar komponen, serta fungsi dari setiap komponen, dalam keseluruhan terpadu.

Minto Rahayu

Cara dalam membagi suatu subjek ke dalam berbagai komponen, yakni melepaskan, menanggalkan, dan menguraikan sesuatu yang terikat padu.

Mohammad Afdi Nizar

Dalam akuntansi, pengertian analisis adalah evaluasi soal kondisi dari ayat-ayat yang berhubungan, serta alasan yang memungkinan munculnya sebuah perbedaan.

Peter Salim dan Yenni Salim
  • Penyelidikan terhadap suatu peristiwa (karangan, perbuatan, dan sebagainya) demi mendapatkan fakta tepat (sebab, penyebab sebenarnya, asal-usul, dan lainnya).
  • Penguraian pokok personal atas bagian-bagian, penelaahan, serta hubungan antara bagian, untuk mendapat pengertian tepat dengan pemahaman secara menyeluruh.
  • Penjabaran suatu hal dan sebagainya, setelah di-telaah secara seksama.
  • Proses pemecahan masalah, dimulai dengan hipotesis, sampai terbukti kebenarannya melalui beberapa kepastian (pengamatan, percobaan, dan sebagainya).
  • Proses pemecahan masalah (melalui akal) ke dalam bagian-bagiannya, berdasarkan metode yang konsisten, demi mencapai pengertian tentang prinsip-prinsip dasar.
Rifka Julianty

Pengertian analisis adalah penguraian pada pokok atas berbagai bagian, serta penelaahan bagian itu sendiri.

Termasuk hubungan antara bagian, untuk mendapatkan pengertian yang tepat dan pemahaman arti keseluruhan.

Robert J Schreiter

‘Membaca’ teks yang melokalisasi berbagai tanda serta menempatkan tanda-tanda itu ke dalam interaksi dinamis, dan pesan-pesan yang disampaikan.

Syahrul

Menurut Syahrul, pengertian analisis dalam akuntansi adalah kegiatan melakukan evaluasi terhadap kondisi dari pos-pos (ayat-ayat) yang berkaitan dengan akuntansi.

Termasuk berbagai alasan memungkinkan tentang perbedaan yang muncul.

Wiradi

Aktivitas memilah, mengurai, membedakan, sesuatu yang kemudian dikelompokkan menurut kriteria tertentu, untuk kemudian dicari makna serta kaitannya masing-masing.

Pengertian Analisis Menurut KBBI

Penyelidikan terhadap suatu peristiwa (karangan, perbuatan, dan sebagainya), untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya (sebab-musabab, duduk perkaranya, dan sebagainya).

Penguraian suatu pokok atas berbagai bagiannya dan penelaahan bagian itu sendiri, serta hubungan antarbagian untuk memperoleh pengertian yang tepat dan pemahaman arti keseluruhan.

Penyelidikan kimia dengan menguraikan sesuatu untuk mengetahui zat bagiannya dan sebagainya.

Penjabaran sesudah dikaji sebaik-baiknya, atau pemecahan persoalan yang dimulai dengan dugaan akan kebenarannya.

Jenis-Jenis Analisis

Ada beberapa jenis analisis yang bisa dipilih, karena metode yang diambil oleh tiap analisis pun dapat berbeda, sebagaimana berikut:

Analisis Logika

Mendasarkan pada suatu prinsip tertentu, berdasarkan pada logika dan pembelahan yang jelas antara satu dan lainnya. Terbagi dua:

Universal

Perincian dari term yang umum ke term-term khusus, yang dapat menjadikan komponen penyusun.

Dikotomi

Perincian berdasarkan dua kelompok yang saling terpisah, yakni term positif dan negatif.

Dapat juga dikatakan, bahwa analisis dikotomi ini berdasarkan hukum logika, prinsip penyisihan jalan tengah.

Analisis Realis

Sebuah analisis yang dalam prosesnya akan menggunakan urutan benda sebagai dasar pemikiran.

Urutan didasarkan pada kesatuan atau sifat dasar dari benda itu sendiri, dan juga terbagi dua:

Aksidental

Penguraian berdasarkan sifat-sifat yang menyertai perwujudannya.

Esensial

Penguraian berdasarkan unsur dasar penyusunnya.

Analisis Deskriptif

Penelitian yang menjadi upaya untuk mendeskripsikan suatu gejala, peristiwa, serta kejadian yang sedang terjadi.

Analisis deskriptif dimaksud dengan prosedur statistik untuk menguji generalisasi hasil penelitian yang didasarkan atas satu variabel penelitian.

Perhatian dipusatkan kepada masalah-masalah yang aktual, sebagaimana pada saat penelitian berlangsung.

Analisis deskriptif juga merupakan metode-metode yang berkaitan dengan peringkasan, pengumpulan, serta penyajian satu data.

Sehingga dapat menyajikan informasi berguna dan siap di-analisis.

Analisis Korelasi

Salah satu teknik statistik yang digunakan untuk menganalisis hubungan antara dua variabel—bahkan lebih—dan bersifat kuantitatif.

Penelitian kolerasional, pada dasarnya melibatkan perhitungan korelasi antara variabel yang komplek dengan lainnya, yang sudah dianggap punya hubungan (variabel prediktor).

Analisis Kualitatif

Riset yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis, di mana proses dan makna perspektif subjek lebih ditonjolkan.

Landasan teori, juga dimanfaatkan sebagai pemandu fokus penelitian, serta sesuai dengan fakta di lapangan.

Selain itu, landasan teori juga bisa dimanfaatkan untuk memberi gambaran umum tentang latar penelitian serta bahan untuk pembahasan hasil penelitian.

Analisis Kuantitatif

Penelitian ilmiah yang sistematis terhadap bagian-bagian dan fenomena serta hubungan.

Di mana tujuannya adalah mengembangkan dan menggunakan modal yang matematis, teori, dan hipotensi yang berkaitan dengan fenomena alam.

Analisis Wacana

Isinya lebih bersifat kualitatif—salah satu alternatif pelengkap kelemahan dari analisis kuantitatif—dan selama ini banyak digunakan oleh para peneliti.

Jika pertanyaan lebih ditekankan untuk menjawab (apa)—dari—pesan atau teks komunikasi pada analisis kuantitatif.

Pada analisis wacana, lebih fokus untuk melihat pada (bagaimana) isi teks berita terkait, serta bagaimana pesan itu disampaikan.

Analisis Framing

Digunakan untuk mengetahui bagaimana realitas (kelompok, aktor, atau apa pun) yang dikonstruksi oleh media.

Memiliki dua konsep, yakni psikologis dan sosiologis. Di mana psikologis, lebih menekankan pada bagaimana seseorang memproses informasi pada dirinya.

Sedangkan sosiologis, lebih melihat pada bagaimana konstruksi sosial atas realitas.

Analisis Kolerasional

Bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel, bahkan lebih.

Dapat juga dikatakan pengembangan dari analisa deskriptif. Mengumpulkan data sebanyak-banyaknya, dan menyusunnya dengan sistematis.

Analisis Isi

Berhubungan dengan komunikasi atau isi komunikasi itu sendiri.

Logika dasarnya selalu berisi pesan ke dalam sinyal komunikasi itu sendiri, baik berupa verbal pun non-verbal.

Makna komunikasi, sejauh ini menjadi sangat dominan dalam setiap peristiwa (teori komunikasi organisasi).

Analisis ini digunakan dalam praktik kehidupan manusia, sejak adanya manusia di dunia.

Sebab, manusia saling menganalisis makna soal komunikasi yang dilakukan antara satu dengan lainnya.

Tujuan Analisis

Sumber: brand24.com
  • Mengumpulkan data-data yang ada di suatu lingkungan,
  • Dapat diterapkan pada berbagai jenis lingkungan juga keadaan,
  • Lebih optimal jika digunakan dalam keadaan kritis (membutuhkan strategi),
  • Dapat mengetahui secara detail mengenai keadaan di lingkungan saat ini,
  • Mengumpulkan data yang akhirnya bisa digunakan untuk berbagai keperluan pelaku analisis,
  • Menyelesaikan krisis, konflik, atau bisa juga digunakan sebagai arsip, dan
  • Dalam bidang pendidikan, analisis digunakan untuk melakukan penelitian dalam berbagai subjek keilmuan.

Pola Analisis

Pola analisis digunakan ketika menjelaskan gagasan yang umum ke dalam perincian lebih logis.

Di mana ada bagian yang di-analisis, terletak di awal paragraf, dan yang menganalisis terletak setelahnya.

Baca Juga: Pengertian Variabel: Jenis, Manfaat, Lengkap dengan Contohnya

Contoh Analisis Artikel

Bagaimana contoh analisis artikel? Berikut coba kita sampaikan, dari artikel berjudul ‘Permasalahan Pendidikan di Indonesia’.

Artikel berjudul ‘Permasalahan Pendidikan di Indonesia’, ini bercerita tentang rendahnya mutu pendidikan di Indonesia.

Disebabkan oleh ketertinggalan baik dalam pendidikan formal pun informal, serta masalah efektivitas, efisiensi, dan standarisasi pengajaran.

Adapun permasalahan khusus dalam dunia pendidikan yakni rendahnya:

  • Sarana fisik,
  • Kualitas guru,
  • Kesejahteraan guru,
  • Prestasi siswa,
  • Kesempatan pemerataan pendidikan,
  • Relevansi pendidikan dengan kebutuhan, dan
  • Mahalnya biaya pendidikan.

Artikel ini juga bisa menambah pengetahuan pembacanya, karena mengandung informasi berguna, contoh:

Pemerintah bisa menjadikannya sebagai sumbangsih dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Guru bisa menjadikannya sebagai acuan dalam mengajar, agar peserta didik dapat berprestasi lebih baik di masa mendatang.

Mahasiswa bisa menjadikannya sebagai bahan kajian belajar, dalam rangka meningkatkan prestasi diri (khususnya), dan meningkatkan kualitas pendidikan (umumnya).

Tujuan Artikel

Pelaksanaan pendidikan di Indonesia, tentu tak terlepas dari tujuan pendidikan itu sendiri.

Pasalnya, pendidikan Indonesia yang dimaksud di sini adalah yang dilakukan di Tanah Air, untuk kepentingan bangsa.

Pengembangan pikiran, sebagian besar dilakukan di sekolah atau perguruan tinggi, melalui berbagai bidang studi yang mereka pelajari.

Pikiran pelajar, di-asah melalui pemecahan soal-soal, masalah, atau menganalisis sesuatu hingga menyimpulkannya.

Jika dilihat dari judul, artikel ini seolah mengimbau pembaca, agar mengetahui betapa rendahnya pendidikan di Indonesia.

Tujuannya, membuat para pembaca bangkit, memajukan mutu pendidikan di Indonesia.

Artikel ini juga menceritakan data-data pendidikan yang cukup lengkap, meski mungkin, gaya penulisannya bisa lebih ditekankan pada persuasif.

Sehingga masyarakat lebih dapat menyerap pesan, dan ikut mengamati kurangnya mutu pendidikan di Indonesia.

Namun, artikel ini sudah cukup mengajak pembaca untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Penggunaan Paragraf

Artikel ini menggunakan paragraf deskriptif untuk menggambarkan keadaan pendidikan di Indonesia.

Hanya ada sedikit kalimat persuasif yang kurang kuat, dalam beberapa paragraf.

Solusinya bisa dengan mengubah sistem-sistem sosial yang berkaitan dengan sistem pendidikan.

Rendahnya sarana fisik, kesejahteraan guru, dan mahalnya biaya pendidikan, berarti juga menuntut perubahan sistem ekonomi yang ada.

Akan menjadi kurang efektif, jika menerapkan sistem pendidikan Islam, dalam atmosfer sistem ekonomi kapitalis yang kejam.

Maka sistem kapitalisme, wajib dihentikan, diganti dengan sistem ekonomi Islam, yang menggariskan bahwa pemerintah-lah penanggung segala pembiayaan pendidikan negara.

Sementara rendahnya kualitas guru, selain peningkatan kesejahteraan, juga bisa dengan membiayai guru melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Memberikan berbagai pelatihan untuk meningkatkan kualitas guru.

Rendahnya prestasi siswa, bisa di-hadapi dengan solusi meningkatkan kualitas serta kuantitas materi pelajaran, bukan dengan meningkatkan jam belajar berlebihan.

Pasalnya, setiap pelajar memiliki kemampuan berbeda.

Harapan dari membaca ‘Permasalahan Pendidikan di Indonesia’, adalah agar pendidikan di Tanah Air, bisa semakin membaik.

Perubahan bisa dilakukan, dimulai dari diri sendiri, dan tentunya pemerintah tak hanya mengubah suatu sistem, tetapi juga melihat kondisi para anak didik yang menjalankan pendidikan itu sendiri.

Contoh Penulisan Analisis

Berikut contoh penulisan analisis dalam jurnal pendidikan:

Judul Jurnal

Penerapan Pendekatan Stm Berbantuan Audio Visual untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SD No. 4 Suana Nusa Penida

Isi Jurnal

Penelitian bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA, siswa melalui penerapan pendekatan, bantuan audio visual.

Sains Teknologi Masyarakat (STM) merupakan terjemahan dari Science Teknology Society (STS), suatu upaya untuk menyajikan sains dan teknologi dalam konteks pengalaman serta kehidupan sehari-hari.

Dengan fokus isu atau masalah yang sedang di-hadapi oleh masyarakat, baik lokal, regional, nasional, pun global, yang memiliki komponen sains dan teknologi.

Dalam penerapan pendekatan STM, salah satu media yang bisa membantu proses pembelajaran IPA dengan pendekatan STM, di kelas adalah penggunaan media audio visual.

Kelebihan

Siswa belajar menemukan dan menyusun sendiri pengetahuan yang didapat dari proses belajar.

Melatih kepekaan penilaian siswa terhadap dampak lingkungan, sebagai akibat perkembangan sains dan teknologi.

Memberikan kesempatan siswa yang kemampuannya kurang, untuk bertanya pun menyampaikan pendapat.

Kelompok dibentuk heterogen, memberikan refleksi terhadap semua hasil pekerjaan siswa.

Kekurangan

Penerapan pendekatan STM, tentunya sangat baik digunakan dalam pembelajaran, karena selalu mengaitkan materi dengan kehidupan dan lingkungan nyata.

Namun, dalam proses pembelajaran, tidak bisa setiap hari langsung mengajak siswa ke dalam pokok objek pembelajaran yang ada di lingkungan.

Saran

Guru bisa menyampaikan materi dalam pembelajaran, kemudian dikaitkan dengan kehidupan nyata.

Sebab, dalam proses pembelajaran, tak bisa setiap hari langsung mengajak siswa ke dalam pokok objek pembelajaran yang ada di lingkungan.

Maka itu penggunaan media pembelajaran, akan sangat membantu dalam penerapan pendekatan STM.

Pasalnya, media merupakan wadah dari pesan yang ingin diteruskan oleh sumber atau penyalurnya, kepada penerima pesan (sasaran).

Demikianlah penjelasan Ngelmu, mengenai pengertian analisis, jenis, tujuan, hingga contohnya. Semoga bermanfaat, dan membuat kita terus ingin belajar.