Penyiraman Novel Baswedan Rekayasa? Deddy Corbuzier: Matamu!

  • Bagikan

Ngelmu.co – Bincang-bincangnya dengan penyidik senior KPK, Novel Baswedan, diunggah di kanal YouTube pribadi, Rabu (21/11) kemarin, Deddy Corbuzier mengupas tuntas semua tudingan yang di-alamatkan kepada Novel.

Melalui video berdurasi 29 menit 50 detik, bertajuk, ‘Novel Baswedan, Rekayasa Matamu!’, Deddy mencoba mengklarifikasi isu-isu yang beredar.

“Mata kiri saya itu melihat dengan lebih jelas, tapi sempit. Kalau kanan, saya melihatnya luas, tapi buram,” tutur Novel menjelaskan kondisi pengelihatannya.

Kemudian Deddy bertanya, apa yang ia rasakan, ketika sudah mengalami penyerangan sedemikian rupa, justru dituding melakukan rekayasa.

“Saya itu dari dulu (berpikir), inilah risiko kalau kita mau berbuat baik,” jawab Novel.

“Jadi kalau ingin berbuat baik, ya sudah, fokus, terus lakukan, yang penting pastikan kita sedang di atas kebenaran,” sambungnya.

Lantas, bagaimana dengan tudingan wajah yang terlihat baik-baik saja pasca penyiraman air keras?

“Orang disiram air keras, (kondisinya) akan hancur, kalau tidak cepat ditangani. Saya, pertama kali disiram air keras, langsung saya guyur air secara terus-menerus,” jelas Novel.

“Dan saya mendapat penanganan terbaik, begitu sampai di Singapura, saya dirawat di pusat luka bakar, Singapore General Hospital,” lanjutnya.

Novel ditangani oleh dua orang dokter ahli di rumah sakit Singapura tersebut, atas rekomendasi dokter kepresidenan.

“Bahkan Mas Deddy, beberapa bagian jaring-jaring dalam hidung saya ini, ada yang terbakar,” kata Novel.

“Polisi menjenguk saya dari saya masih (dirawat) di Jakarta. Di Singapura pun menjenguk, jadi mereka tahu kondisi saya seperti apa,” imbuhnya.

Menyarankan Novel untuk melaporkan balik pihak yang menudingnya melakukan rekayasa, Deddy bahkan bertanya, apa motif di balik perlakuan orang tersebut.

“Apa sih keuntungan yang dia dapat? Atau ini permainan besar?” kata Deddy.

“Saya khawatir ini upaya pengalihan isu, makanya saya gak terlalu mau menanggapi,” jawab Novel santai.

Menuju akhir perbincangan, Deddy kembali bertanya, kalau sudah begini, apakah Novel masih mau berjuang?

“Masa sih kita gak mau turun, berbuat sesuatu? Risiko pasti ada, tapi banyak yang mengalami kesusahan,” jawab Novel.

Baca Juga: Deddy Corbuzier Tanya soal Lem Aibon, Anies Baswedan Buka-Bukaan

Deddy kembali bertanya, “Kalau gitu saya balik pertanyaannya, Anda tidak memikirkan anak dan istri Anda kalau terjadi apa-apa dengan mereka?”.

“Ketika saya memilih jalan untuk melakukan kebaikan (apa pun risikonya), bukan kah saya sedang mendidik keluarga saya dalam kebaikan?” ujar Novel.

“Saya berpikir, ketika kita berbuat kebaikan, keluarga dan keturunan kita pun akan mendapatkan kebaikan, itu pasti,” pungkasnya.

Sementara potret jelas keadaan mata Novel, yang diunggah pada video perbincangan mereka berikutnya, diharapkan Deddy, bisa memperjelas keadaan yang sebenarnya.

  • Bagikan