Persilahkan Caleg FPI Keluar dari PBB, Yusril: Saya Yakin tak Banyak Berpengaruh

Diposting pada 298 views

Ngelmu.co, JAKARTA – Gaduhnya internal Partai Bulan Bintang (PBB) pasca merapatnya partai tersebut kepada pasangan calon 01 Jokowi-Ma’ruf Amin membuat sang ketua umum Yusril Ihza Mahendra angkat bicara.

Yusril geram dengan perilaku sejumlah calon anggota legislatif yang berlatar belakang Front Pembela Islam (FPI). Salah satu caleg yang disinggung adalah Novel Bamukmin. Bahkan, dengan tegas, Yusril meminta mereka lebih baik keluar dan meninggalkan PBB. Imbauan keras ini dinilainya lebih baik daripada terus membuat gaduh.

“Saya yakin tak banyak berpengaruh. Daripada terus menerus menimbulkan masalah dan bikin gaduh, caleg PBB yang berlatar belakang FPI lebih baik keluar saja dari PBB,” kata Yusril seperti dikutip dari VIVA pada Rabu (30/1/2019).

Yusril menekankan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang disuarakan Sekretaris Jenderal Afriansyah Fery Noer sudah meminta Novel mundur dari caleg dan keanggotaan partai. Namun, itu juga direspons Novel dengan selalu mengoceh di media massa.”Sekjen PBB sudah lama meminta dia mundur dari PBB tapi belum juga dan ngoceh terus di media. Silakan dia keluar meninggalkan PBB,” jelas Yusril.

Untuk diketahui, Novel sendiri merupakan caleg dari PBB untuk DPRD DKI dari daerah pemilihan Jakarta VIII. Saat disinggung pernyataan Novel yang mengharamkan gambar ia dicoblos, Yusril mengaku kalau sebenarnya Novel sudah lama diimbau agar keluar dari PBB.

Novel menyerukan kepada anggota FPI yang menjadi calon legislatif dari PBB untuk mengundurkan diri karena partai itu mendukung Joko Widodo-Ma-ruf Amin di Pilpres 2019. “Kami insya Allah patuh apa yang diperintahkan oleh Habib Rizieq, khususnya para caleg dari FPI,” katanya, Selasa (29/1/2019) di Jakarta.

Ia memperkirakan jumlah anggota FPI yang menjadi caleg PBB mencapai seratusan orang dari seluruh Indonesia. “Untuk anggota FPI yang berada di PBB wajib mengundurkan diri, saya akan mundur sebagai caleg dari PBB,” kata Novel yang menjadi caleg DPRD DKI Jakarta Dapil VIII.

Novel mengatakan dirinya mundur untuk mematuhi maklumat Imam Besar FPI Rizieq Shihab. Novel mengaku lebih ingin mengikuti arahan dari ulama yang telah teruji pengorbanannya.