HNW Iman Brotoseno TVRI Playboy

PKS Pertanyakan Dirut TVRI yang Mantan Kontributor Majalah Playboy

Diposting pada 472 views

Ngelmu.co – Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid (HNW), mempertanyakan proses terpilihnya Iman Brotoseno, sebagai Direktur Utama LPP TVRI PAW.

Pasalnya, Wakil Ketua MPR RI, itu menilai penunjukan tersebut, tak sesuai dengan TAP MPR RI No. VI/MPR/2001 tentang Etika Kehidupan Berbangsa.

Sebab, TAP MPR itu, menurut HNW, menekankan etika malu berbuat hal yang bertentangan dengan agama dan moral.

Sedangkan diketahui, Iman, memiliki riwayat karier sebagai kontributor majalah pria dewasa, Playboy.

“Dewas TVRI yang tidak melihat dan mempertimbangkan aturan perundangan, terkait etika kehidupan berbangsa dan bernegara, seperti TAP MPR Nomor VI/2001, dengan mempertimbangkan rekam jejak saat mengangkat Dirut TVRI, Iman Brotoseno,” kata HNW, seperti dilansir¬†CNN, Jumat (29/5).

Rekam jejak Iman, dinilai tak sesuai dengan budaya beragama di Tanah Air.

Maka penunjukan Iman, sebagai Dirut TVRI, dinilai HNW, berpotensi memicu kegaduhan hingga keresahan di tengah masyarakat.

Belum lagi menurutnya, Iman, tak memiliki pengalaman luar biasa dalam menangani media massa.

Itulah sebabnya, HNW, juga mempertanyakan proses seleksi yang dilakukan Dewas TVRI.

“Yang bersangkutan pernah menjadi kontributor majalah dewasa Playboy Indonesia, serta tidak memiliki pengalaman sukses atasi masalah seperti yang terjadi di TVRI, sebagaimana yang diharapkan oleh Dewas TVRI,” tutur HNW.

Ia juga menyoroti, keputusan Dewas yang tetap melanjutkan seleksi Dirut, saat sengketa pemecatan Helmy Yahya, masih berlangsung di PTUN.

“Dewas, seharusnya juga menghormati proses hukum yang sedang berlangsung itu. Minimal sampai ada putusan berkekuatan tetap dari pengadilan,” ujar HNW.

HNW, bukan satu-satunya yang keberatan dengan penunjukan Iman, sebagai Dirut TVRI.

Masyarakat pada umumnya, juga menyampaikan hal yang sama.

Lewat media sosial, khususnya Twitter, mereka menggaungkan tagar boikot TVRI, karena kecewa dengan sosok Iman, yang dipilih Dewas.

Selengkapnya: Punya Dirut Baru, TVRI Mau ke Mana?