Postingan Ade Armado Tidak Mencerminkan Kualitas Akademis

Diposting pada 58 views

Ngelmu.co – Ade Armando tidak ada lelahnya melecehkan Islam yang diakuinya adalah juga merupakan agamanya. Ade tidak henti-hentinya membuat suatu yang kontroversial dan menyakiti hati umat. Sebagai akademisi, sepertinya dia haus akan perhatian dengan pernyataan-pernyataan bodohnya. Sungguh amat disayangkan.

Pimpinan Pusat Front Mahasiswa Islam (FMI) memberikan penilaian terkait postingan dari akun Facebook atas nama Ade Armando yang melecehkan hadist. Postingan tersebut dinilai sangat tidak beretika serta tidak menunjukan sama sekali kualitas seorang Akademisi, mengingat, Ade adalah akademisi dari institusi pendidikan tinggi ternama, Universitas Indonesia.

Ketua Umum PP FMI, Ali Alatas, menegaskan bahwa pihaknya bersama Pusat Hak Asasi Muslim Indonesia, pada Jumat (29/12), telah melaporkan akun Facebook Ade Armando kepada pihak kepolisian.

“Ade telah menyebarkan ujaran kebencian lewat media sosial dengan menghina Hadits Rasulullah SAW serta melecehkan Ulama,” ujar Ali seperti yang dilansir oleh Republika, Jakarta, Ahad (31/12).

Menurutnya, al hadist atau as sunnah adalah sumber kedua setelah Alquran, yang menjadi rujukan umat Islam dalam beribadah. Sehingga, sumber itu memiliki kedudukan mulia pada keyakinan umat Islam.

Di sisi lain, tindakan Ade Armando yang memposting meme Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dan ulama dengan kostum atau topi Sinter Claus dalam postingan di facebook amatlah berbahaya.

“Dapat memicu rasa saling curiga antarumat beragama serta dapat memperuncing permusuhan antarelemen Bangsa,” ucap Ali.

Seperti yang telah diketahui sebelumnya, akun Facebook atas nama Ade Armando telah memposting kalimat yang melecehkan hadist. Seperti, hampir pasti isi hadist tidak persis sama dengan apa yang diucapkan dan dilakukan oleh Nabi Muhammad dan yang suci itu Alquran, hadits mah kagak!. Serta memposting juga meme Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dan ulama dengan kostum atau topi Sinter Claus.