Prabowo: Tidak Boleh Ada Satu Anak Indonesia Pun yang Lapar dan Kurang Makan

Ngelmu.co, JAKARTA – Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan pidato kebangsaan ‘Indonesia Menang’ untuk memaparkan visi-misinya. Salah satu yang ingin disampaikan adalah yntuk mencapai ‘Indonesia Menang’, Prabowo menyiapkan strategi yang dinamainya ‘Dorongan Besar’.

“Untuk mewujudkan Indonesia Menang, kita akan menjalankan strategi khusus, strategi yang saya namai ‘Dorongan Besar’,” kata Prabowo di JCC Plenary Hall, Jakarta, Senin (14/1/2019) malam.

Fokus pertama adalah ekonomi yang mengutamakan rakyat, adil, makmur, berkualitas, dan berwawasan lingkungan. Fokus kedua adalah peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan sosial. Fokus ketiga adalah keadilan di bidang hukum dan demokrasi berkualitas.

Fokus keempat adalah menjadikan Indonesia rumah yang aman, nyaman, dan berdaulat bagi seluruh rakyat Indonesia. Fokus kelima adalah penguatan karakter dan kepribadian bangsa yang luhur.

Untuk fokus kedua, Prabowo mengatakan adalah peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan sosial, dimana salah satunya adalah akan memerangi kemiskinan sampai ke akar-akarnya.

“Kami akan memperbaiki gaji pegawai bidang sosial, guru honorer dan lain sebagainya, beasiswa untuk santri, atlet, kami akan kurangi jarak antara kaya dan miskin dan perbaiki BPJS,”kata dia.

Selain itu, program revolusi putih juga akan diterapkan Prabowo, dimana Pemerintah akan menyediakan susu gratis untuk seluruh anak sekolah di Indonesia. “Tidak boleh ada satu anak Indonesia pun yang lapar dan kurang makan. Kita harus setara dengan tetangga-tetangga kita,”tandasnya.

Selain itu, Prabowo juga mengatakn dirinya akan membangun infrastruktur yang ramah penyandang disabilitas, memperbaiki sekolah, madrasah, univeristas, dan pesantren.

“Kami ingin membangun lembaga tabung haji utk mengelola dana haji dan umroh. Negosiasi dengan pemerintah saudi untuk membangun gedung-gedung penginapan bagi jamaah haji dan umroh sehingga ongkos haji dan umroh bisa ditekan,”kata dia.

Dalam menyampaikan pidatonya itu, Prabowo didampingi Cawapres Sandiaga Uno. Tampak hadir di kursi tamu, Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Aljufri, Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan sejumlah undangan lainnya.