Publik Apresiasi Upaya Tim Narasi Bongkar Pelaku Pembakaran Halte Sarinah

  • Bagikan
Narasi Pelaku Pembakaran Halter TransJakarta Sarinah

Ngelmu.co – Publik mengapresiasi upaya Tim Buka Mata Narasi, membongkar pelaku pembakaran Halte TransJakarta, Sarinah, saat demonstrasi menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja (Ciptaker), Kamis (8/10) lalu.

Upaya Narasi, berangkat dari rekaman CCTV, juga foto dan video yang warganet bagikan secara luas dan terbuka, lewat berbagai media sosial.

Narasi, kembali menyusun secara rinci, menit demi menit pembakaran Halte TransJakarta Sarinah.

“Hasil analisis kami menemukan, bahwa para pelaku memang datang untuk membakar Halte TransJakarta, dan memperburuk situasi aksi demonstrasi penolakan UU Cipta Kerja.”

Mengetahui hasil penelusuran yang kemudian mereka unggah pada kanal YouTube Narasi Newsroom, Rabu (28/10), publik pun mengapresiasi.

Tak sedikit yang berharap, pihak kepolisian dapat menangkap empat pelaku yang wajahnya semakin jelas dalam video milik Narasi, berdurasi 9 menit 5 detik itu.

“Investigasi kaya gini pasti capek banget, kudu melek berhari-hari semalam suntuk. Editornya apalagi. Bener-bener apresiasi sih aku sama jurnalis Narasi. Kalian keren banget,” kata Poten Maulida.

“Terus menjadi Jurnalis yang independen, yang dapat dipercaya, ya. Salam. Semoga kalian semua dilindungi oleh Tuhan Yang Maha Esa. Lanjutkan perjuangan kalian dalam bidang ini,” sambungnya.

“Keren banget. Ga bisa bayangin kayak susahnya mantengin CCTV, YouTube, Tik Tok, Instagram, berjam-jam tanpa henti buat nyusun konten 10 menit ini. Salut,” ujar Mustika Damayanti.

“Up trending. Kalian keren, Narasi ter-smart, termahal. Terima kasih, terima kasih, terima kasih. Semangat,” tulis Ningsri Alhasni.

“The best emang tim Narasi. Analisa kayak gini butuh waktu yang panjang. Keren banget. Semoga Tuhan, selalu melindungi tim Narasi,” tutur Ina Agustina.

“Masya Allah, keren banget tim Narasi. Semoga banyak lagi media-media yang berani jujur. Sedih banget pas polisinya jawab tanya aja sama Pak Viral :'( Padahal tim Narasi, pasti susah payah bikin penyelidikan ini :'(,” kata Zihan Rizkia.

Baca Juga: Narasi TV Bongkar Kebohongan Cina ke Rombongan Indonesia soal Kamp Uighur

Dalam penelusurannya, Narasi, menjelaskan jika pelaku, datang berkelompok dari arah Jalan Sunda.

Saat itu, aksi juga sudah mulai panas, tapi mereka, sempat berfoto-foto dan melakukan pengamatan.

Kemudian, secara terencana, para pelaku berpencar untuk mulai membakar Halte TransJakarta.

Ketika mahasiswa terlibat bentrokan dengan polisi di perempatan Sarinah, para pelaku, justru sibuk dengan perusakan halte.

Mereka, memanfaatkan momen tersebut untuk merusak halte dengan lebih masif, bahkan sengaja menyulut api dari dalam halte.

Para pelaku, hanya memerlukan waktu satu jam untuk menyulut api–Jalan MH Thamrin.

Dari penelusuran itu, Narasi, juga memastikan jika mereka bukan bagian dari mahasiswa atau buruh yang sedang berdemo menolak UU Ciptaker.

  • Bagikan
ngelmu.co