Sambutan Habib Salim yang Membuat Ulama Dunia Kagum

 

Inilah Isi Sambutan Habib Salim yang Membuat Ulama Dunia Kagum

Muktamar Persatuan Ulama Muslim Internasional (Al-Ittihaad al-‘Aalami li’ Ulama’i al-Muslimin‎) telah resmi dibuka pada Sabtu (3/11) di Istanbul Turki.

Sekitar 1.030 ulama dan lebih dari 50 organisasi Islam dari 80 negara menghadiri muktamar tersebut.

Indonesia patut bangga, bahwa Habib Salim Segaf Al Jufrie mewakili bangsa ini dan menjadi pembicara yang telah dinanti para ulama tingkat dunia itu.

Berikut ini beberapa petikan sambutan Habib Salim dalam Bahasa Arab, sebagaimana disarikan dan telah diterjemahkan oleh Umarulfaruq Abubakar dari laman duakhalifah.net:

Dari Indonesia, negeri indah nun jauh di sana ke Turki negeri peradaban yang elok nan mulia, mengucapkan salam kepada Presiden Rajab Thayyib Erdogan dan kepada para hadirin sekalian.

Pertemuan ini adalah salah satu kebaikan dari ‘alim rabbani Dr. Yusuf Al Qaradhawi semoga Allah menjaga beliau dan memanjangkan usia beliau dalam dakwah dan jihad. Jazahullu khairal jaza.

Izinkan saya di sini, atas nama Anda semua, menyampaikan penghargaan kepada presiden dan rakyat Turki, atas sikap mereka yang pemberani menghadapi permasalahan umat islam dan solidaritas mereka untuk menegakkan keadilan dan kemerdekaan.

Saya pun menyampaikan salam persaudaraan kepada Anda semua dari saudara-saudara Anda yang ada di Indonesia.

Tidak lupa saya mendoakan rahmat dan ampunan kepada saudara-saudara kita yang dulu bersama kita dalam organisasi ini, namun kini Allah telah memanggil mereka menghadap-Nya.

Saya pun mendoakan kemudahan dan jalan keluar kepada saudara-saudara kita para ulama, yang terhalang oleh urusan administrasi dan lainnya di negara masing-masing, sehingga tidak dapat hadir bersama kita pada kesempatan ini.

Organisasi persatuan ulama ini adalah wujud paling konkret dari ajaran islam dalam hal prinsip, manhaj, yaitu saling tolong menolong dan kerjasama dalam kebaikan dengan segenap organisasi, lembaga, dan pemerintahan, untuk kepentingan rakyat dan mewujudkan risalah Islam yang abadi.

Saya sampaikan kepada Anda semua para ulama, bahwa anda semua adalah perwakilan dari sebuah kekuatan umat yang besar, risalah rabbani yang abadi, dan nilai-nilai yang tinggi dan komprehensif.

Namun kita tidak mungkin mwujudkan misi ini kecuali apabila perkataan kita sesuai dengan perbuatan, berusaha menjadi panutan dan teladan untuk manusia, kita jadikan kepentingan agama lebih dari kepentingan dunia kita, kepentingan umat kita lebih dari tinggi dari kepentingan pemerintah, dan hati kita tidak berselisih walaupun pemikiran kita berbeda.

Kita harus yakin bahwa awal perubahan itu diawali dengan ilmu, memberharui jiwa kita dengan keimanan, membina masyarakat kita dengan pendidikan dan manajemen yang baik, dan mengatur berbagai kekuatan ekonomi umat.

Terakhir saya ingin menyampaikan, sesungguhnya umat kita memiliki anasir dan potensi yang langka, memiliki potensi sumber daya yang kuat dari segi kualitas dan kuantitas.

Misalnya, satu negara Indonesia saja menjadi negara, dengan 260 juta penduduk, menjadi negara dengan populasi muslim terbesar di dunia. Di dalamnya terdapat 17.500 pulau yang saling berjauhan, terbang dari Timur ke Barat Indonesia memerlukan waktu 6-7 jam.

Kami bermohon kepada Allah, semoga negara yang baik ini dipimpin oleh presiden yang dapat memimpinnya rakyatnya ke arah yang lebih baik, dengan izin Allah.

Potensi ekonomi yang besar ini akan tumbuh sesuai dengan petunjuk Al Quran yang kita yakini, kita akan ajak manusia ke arahnya, kita hidup dengannya, dan kita mati di jalannya.

Namun saat ini, kita melewati suatu fase baru dengan tantangan yang besar, kondisi yang sulit, dan konspirasi busuk dari para musuh.

Kita tidak akan bisa melewati semua ini kecuali dengan rasa tanggungjawab pribadi (untuk berjuang).

Organisasi ini bukan untuk direkturnya, bukan pula untuk sekjennya. Tapi untuk semua orang yang setuju dengan misi yang dibawa oleh organisasi ini dan berusaha memperjuangkan tujuan dan sasarannya.

Dan sekali lagi saya mengucapkan kepada negara Turki yang sudah membuka kesempatan untuk tercapainya tujuan islam yang besar ini.