Setahun, Harta Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron Nambah Rp4,25 M

  • Bagikan
Harta KPK Nurul Ghufron

Ngelmu.co – Setahun [Januari 2020-Januari 2021], harta Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron, bertambah sekitar Rp4,25 miliar.

Mengutip situs elhkpn.kpk.go.id, pada 22 Januari 2020 lalu, Ghufron melaporkan harta kekayaannya sebesar Rp9.230.857.661.

Lalu, laporan teranyar adalah pada 28 Januari 2021, harta Ghufron, tercatat mencapai Rp13.489.250.570.

Dengan salah satu rincian tambahan kepemilikan sebidang tanah [580 m2] di Jakarta Selatan, senilai Rp2,86 miliar.

Ghufron, secara keseluruhan punya 13 bidang tanah dan bangunan, yang mayoritas berada di Jember, Jawa Timur.

Peningkatan kekayaan Ghufron juga tercatat untuk harta bergerak lainnya, yakni Rp24.792.100.

Selain itu, ada juga surat berharga senilai Rp500 juta, kas dan setara kas sebesar Rp1.724.000.809, dan harta lainnya Rp121.600.000.

Mendapati hartany menjadi sorotan, Ghufron buka suara. Ia mengakui jika asetnya, dalam satu tahun terakhir, bertambah.

Ia juga melaporkannya ke KPK, melalui laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN).

Lalu, Ghufron menjelaskan, bahwa asetnya–yang kebanyakan tanah dan bangunan–itu, ia beli melalui lelang negara.

“Biasanya terhadap objek yang sudah lelang ketiga, atau harga likuidasi, sehingga harga pembeliannya relatif murah.”

“Selanjutnya, saya renovasi, dan saya jadikan rumah atau kosan, kadang saya jual kembali setelah renovasi.”

Demikian jelas Ghufron, seperti Ngelmu kutip dari CNN Indonesia, Jumat (3/12/2021) sore.

Sebagai informasi, Ghufron, tercatat memiliki tiga kosan di Jember, dengan total mencapai 70 kamar.

“Masa Covid-19 ini, income-nya relatif turun, tetapi dalam pelaporan LHKPN, saya laporkan bukan saja sebagai harga pasar rumah.”

“Namun, saya laporkan sebagai rumah kosan, yang nilainya bisa menjadi dua kali lipat dari harga belinya.”

“Sehingga kenaikan LHKPN tersebut, karena penyesuaian nilai harta,” akuan Ghufron.

Sekilas, Ghufron mulai menjabat di KPK, bersama dengan Firli Bahuri, Alexander Marwata, Lili Pintauli Siregar, dan Nawawi Pomolango.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik mereka sebagai komisioner KPK pada 20 Desember 2019.

Baca Juga:

  • Bagikan
ngelmu.co