Tak Cukup Bukti, Kasus Video Viral Kades Diduga Arahkan Warga Pilih 01 Dihentikan

  • Bagikan

Masih ingat video viral yang isinya seorang kades mengarahkan warganya untuk memilih pasangan 01? Informasi terkini, kasus dugaan pelanggaran yang dilakukan kepala desa (kades) Cidokom, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, resmi dihentikan.

“Tidak didapatkan dua alat bukti sebagai prasyarat penyidikan, jadi kami hentikan saat rapat terakhir Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu),” ujar Kordinator Divisi Penindakan dan Pelanggaran Pemilu Bawaslu Kabupaten Bogor, Abdul Haris, di Cibinong, Sabtu (27/4/2019) seperti dikutip Kompas.

Haris mengungkapkan, selama pembahasan rapat Sentra Gakkumdu, terjadi perbedaan pendapat antara pengawas dengan aparat penegak hukum terkait pelanggaran netralitas ASN dalam masa kampanye yang diatur dalam Pasal 282 dan 490 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Penyidik Polres Bogor, kata Haris, berpendapat tidak ditemukan alat bukti yang cukup kuat untuk dilakukan gelar perkara.

“Sebagian memang ada yang sudah datang tapi enggan menjadi saksi sehingga keterangan dan bukti tidak cukup kuat,” ungkapnya.

Kasus ini mencuat setelah video yang viral tersebut dilaporkan dengan Nomor 04/TM/PP/kab/13.13/III/2019 di Bawaslu.

Dalam tayangan video tersebut tampak seorang kepala desa berinisial T diduga mengarahkan warga untuk memilih pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin viral di media sosial.

“Ya itu, kita sudah dekat ke pemilihan presiden dan caleg ya. Nah, kenapa sampai dikumpulkan tokoh masyarakat RT RW supaya kita semua ada kekompakan. Jadi sebagai aparatur pemerintahan ya, mudah-mudahan di Desa Cidokom ini tidak ada yang begini begitu. Jadi kami pribadi sebagai aparat pemerintahan ya, jadi harus nurut yang di atas tuh. Jadi mau tidak mau misalnya di masyarakatnya, suka tidak suka harus nurut yang di atas, yaitu harus ke presiden. Sebagai kepala desa mohon kepada tokoh masyarakat RT RW ya mohon dukungan nomor satu yaitu Bapak Jokowi. Siap tidak?” demikian pernyataa pria dalam video tersebut.

“Siap, siap” teriak warga kompak menjawab.

  • Bagikan
ngelmu.co