Berita  

Tema Lomba Tulis Artikel BPIP Panen Kritik: dari Muhammadiyah, MUI, Hingga PKS

BPIP Gelar Lomba Penulisan Artikel

MUI

Wakil Ketua Umum MUI yang juga pengamat sosial, ekonomi, dan keagamaan, Anwar Abbas, pun mengkritik.

“Kesimpulan saya, BPIP ini memang sebaiknya dibubarkan saja,” tuturnya, Jumat (13/8) kemarin, mengutip Detik.

Sebab, Anwar yang menilai lomba itu tidak kontekstual, khawatir seluruh santri kena getah, jika ada tulisan peserta lomba yang menyimpang.

“Yang dipersoalkan masalah bendera, nanti ujung-ujungnya, kalau ada tulisan yang menyatakan haram, misalkan, nanti dijadikan alat untuk menggebuk santri.”

Di mata Anwar, BPIP, tidak jelas sekaligus tak paham situasi masyarakat.

“Dari dulu saya melihatnya, BPIP tidak ada yang positif, yang dikerjakannya mengundang kontroversi terus,” imbuhnya.

Baca Juga:

Ketua MUI Bidang Pendidikan dan Kaderisasi Abdullah Jaidi, juga menegaskan, Islam, tidak melarang hormat bendera pun menyanyikan lagu kebangsaan.

“Dua judul di atas tak ada larangan dalam Islam, baik yang berkenaan menyanyikan lagu Indonesia Raya, maupun yang berkenaan dengan hormat bendera.”

“Tetapi karena Hari Santri, tentunya perlu diungkap peran santri dalam perjuangan menuju kemerdekaan Republik Indonesia,” jelas Abdullah.

Meski demikian, Wakil Ketua Umum MUI Marsudi Syuhud, tidak mempersoalkan lomba penulisan artikel ini. “Menurut saya biasa-biasa saja.”

“Itu ‘kan memperingati Hari Santri, karena kata santri itu biasanya ‘kan Islam, ya, biar santri itu terlatih menulis,” tutupnya.

Halaman selanjutnya >>>

“Aneh temanya, dan terkesan…”