KPK Panggil Cak Imin

Tindak Lanjut Kasus Proyek PUPR, KPK Panggil Cak Imin

Diposting pada 150 views

Ngelmu.co – Menindaklanjuti kasus dugaan korupsi proyek infrastruktur di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Tahun Anggaran 2016, KPK panggil Cak Imin, Ketua Umum PKB.

KPK Panggil Cak Imin Sebagai Saksi

Muhaimin Iskandar yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPR, akan diperiksa sebagai saksi, untuk tersangka Direktur dan Komisaris PT Sharleen Raya (JECO Group), Hong Arta John Alfred (HA).

KPK Panggil Cak Imin

“Yang bersangkutan akan diperiksa untuk tersangka HA,” kata Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah, seperti dilansir Kumparan, Selasa (19/11).

KPK juga memanggil dua anggota DPRD Lampung, yakni Hidir Ibrahim dan Khaidir Bujung, untuk tersangka yang sama.

Dalam kasus ini, KPK telah memeriksa beberapa politikus PKB lainnya, yakni Fathan, Jazilul Fawaid, dan Helmy Faishal Zaini.

Di mana dalam pemeriksaan itu, KPK mendalami dugaan adanya aliran dana yang berasal dari eks anggota Komisi V DPR F-PKB, Musa Zainuddin, ke koleganya di DPR.

Sedangkan Musa, telah ditetapkan sebagai tersangka, dan divonis bersalah dalam perkara ini.

“Penyidik mendalami keterangan para saksi terkait pengetahuannya tentang dugaan aliran dana dari Musa Zainudin, pada anggota DPR lain,” jelas Febri, Senin (30/9) lalu.

Sementara HA, dalam perkara ini, diduga menyuap Amran HI Mustary, selaku Kepala BPJN IX Maluku dan Maluku Utara, sebesar Rp10,6 miliar, pada Juli-Agustus 2016.

Suap itu diduga untuk mengamankan proyek di Kementerian PUPR, Tahun Anggaran 2016.

HA juga diduga menyuap Damayanti Wisnu Putranti, selaku anggota Komisi V DPR F-PDIP, sebesar Rp1 miliar, di November 2015.

Baca Juga: KPK Ungkap Imam Nahrawi Terima Uang dari Taufik Hidayat, untuk Apa?

Dalam kasus ini, HA merupakan tersangka ke-12, karena sebelumnya, KPK telah menetapkan sejumlah pihak, baik dari unsur DPR, Kementerian PUPR, hingga swasta, sebagai tersangka dalam kasus ini.

Berikut 11 nama lainnya:

  1. Abdul Khoir, Direktur Utama PT WTU.
  2. Damayanti Wisnu Putranti, Anggota DPR RI periode 2014 2019.
  3. Julia Prasetyarini, swasta.
  4. Dessy A. Edwin, ibu rumah tangga.
  5. Budi Supriyanto, Anggota DPR RI periode 2014 2019.
  6. Andi Taufan Tiro, Anggota DPR RI periode 2014 2019.
  7. Amran Hi Mustary, Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku dan Maluku Utara.
  8. So Kok Seng, Komisaris PT CMP.
  9. Musa Zainudin, Anggota DPR RI periode 2014 2019.
  10. Yudi Widiana Adia, Anggota DPR RI periode 2014 2019.
  11. Rudy Erawan, Bupati Halmahera Timur periode 2016 -2021.